Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Pencegahan Perkawinan Usia Dini, Pemko Gelar Kampanye Bersama Stakeholder

Hengki Syahjaya
4 Feb 2024, 21:40 WIB Last Updated 2024-02-04T14:40:04Z
Pemko melalui DP3A-DALDUK KB, Kampanye Pencegahan Perkawinan Usia Dini, Minggu (04/02/2024), Liputanesia/H5J.

Kota Langsa - Pencegahan perkawinan di usia dini, Pemerintah Kota (Pemko), menggelar kampanye bersama Dinas yang membidangi dan beberapa Stakeholder lainnya.

Pemko melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-Dalduk KB), bersama
Forum Anak Kota Langsa (FAKTA), dan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), serta Satgas P3A berkampanye Pencegahan Perkawinan Usia Dini ,Minggu Lapangan Merdeka, Minggu (04/02/2024).

Kepala DP3A-Dalduk KB, Amrawati, melalui Kabid P3A Cut Chairunnisa, menyampaikan bahwa agenda ini bagian dari edukasi kepada anak-anak kota langsa dalam upaya pencegahan perkawinan usia dini, dan juga kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Melalui FAKTA yang terbentuk Pada (24/02/2023) yang lalu dan juga melalui PUSPAGA dan SATGAS P3A Kota Langsa,” jelas Cut.

Dalam Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak sebagaimana diubah dengan Undang- undang RI Nomor 35 Tahun 2014. Bahwa setiap anak berhak untuk hidup tumbuh dan kembang, berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

“Konvensi hak anak telah diimplementasikan dalam bentuk kebijakan pengembangan dan peningkatan pemenuhan hak partisipasi anak melalui wadah partisipasi anak dengan kelembagaan forum anak, ucapnya.

Agenda acara juga di balut dengan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) yang didukung oleh Disdukcapil dan beberapa event gemar membaca didukung oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, Mahkamah Syar’iyah Langsa, Yayasan Anak Merdeka (YAMA) dan Balai Syura Inoeng Aceh Kota Langsa serta dimeriahkan oleh aneka event dan orasi oleh FAKTA, ungkap Kabid P3A Cut Chairunnisa.

Iklan