Notification

×

Resmikan Stand Kuliner BUMDES Desa Temburun, Bupati Anambas: Masyarakat Itu Perlu Mindset Jiwa Pedagang

8 Jul 2022 | Juli 08, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-31T06:41:46Z
Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris saat sedang melakukan pemotongan pita peresmian Stand Kuliner BUMDES Wisata Indah Desa Temburun Kecamatan Siantan Timur.

Liputanesia, Anambas – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris SH resmi membuka Stand Kuliner BUMDES Wisata Indah Desa Temburun Kecamatan Siantan Timur dengan ditandai pemotongan pita, Kamis (7/7/2022) sore.

Peresmian acara pembukaan BUMDES tersebut juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra, Danlanal, Kapolres, Danramil 02/Tarempa Kadispudpar, Kadishub-LH, Kadisperindagkop, Kepala BPJS Provinsi Kepri, Camat Siantan dan seluruh tamu undangan.

Dalam sambutannya Abdul Haris memberikan pemaparan kepada BUMDES tentang bagaimana caranya mendesain, memotivasi, menginovasi supaya memberikan daya tarik.

Bupati Bersama Rombongan Saat Tiba Di Lokasi Peresmian Stand Kuliner Indah BUMDES Desa Temburun Kecamatan Siantan Timur.

Dalam hal ini tentunya Pemerintah Daerah melalui dinas pariwisata sudah memberikan bermacam hal infrastruktur.

“Mulai dengan dibangunnya gajebo-gajebo, kemudian juga sudah dibangun plantar-plantar yang sangat memadai dan sangat luar biasa,” ucap Abdul Haris.

Lanjut Abdul Haris, Cuma bagaimana kita dapat melahirkan ide dan pikiran, agar gajebo yang ada itu bisa menjadi daya tarik tersendiri, sehingga Ekonomi tumbuh dan bisa berkembang bagi masyarakat.Bupati bersama wakil bupati, Danlanal, Kapolres dan para dinas terkait sedang melihat warung stand Indah BUMDES Desa Temburun.

Khususnya masyarakat Desa Temburun, nah ini yang perlu diedukasi kepada Pak RT, Kadus dan Ketua BUMDES,” ujar Bupati dalam memberikan arahan kepada BUMDES desa Temburun.

Karena, untuk membangkitkan masyarakat itu perlu menset jiwa pedagang, Sebab memancing jiwa pedagang untuk berjualan itu memang berat.

“Kalau saya lebih senang membeli dari pada jualan, di ibaratkan seperti itulah kira-kira,” kata Abdul Haris mengistilahkan maksudnya dengan memohon maaf.

Bupati bersama Danlanal berjalan beriringan menuju lokasi BUMDES Desa Temburun.

Lebih lanjut Abdul Haris mengatakan, karena kalau berjualan itu banyak “Titah”. harus dicari dulu bahannya, di olah dulu, kalau mau dimasak, dimasak dulu. Coba kalau dibeli kan gampang.

Jadi jiwa bisnis itu belum tertanam dan perlu dibangkitkan, kita punya modal, sarana inikan sudah disediakan oleh Allah SWT. Apalagi tidak semua desa yang ada seperti di desa Temburun ini.

Semoga BUMDES nanti dapat memikirkan apa saya yang akan didagangkan di tempat Stand Kuliner Wisata Indah Desa Temburun ini,” tutup Abdul Haris sambil melanjutkan pemotongan pita peresmian di acara tersebut. (T.4z)