Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Kodim Gelar Apel Pengamanan Pemilu Tahun 2024

Hengki Syahjaya
2 Feb 2024, 18:17 WIB Last Updated 2024-02-02T11:19:08Z
Personil Kodim 0104 Aceh Timur saat apel persiapan pengamanan Pemilu 2024, Jum'at (02/02/2024). Liputanesia/Hengki.

Kota Langsa - Kodim 0104 Aceh Timur menyelenggarakan Apel Gelar Pengamanan Pemilu tahun 2024 sebagai bagian dari persiapan menyambut proses demokrasi nasional.

Peserta apel personel TNI dari berbagai satuan di wilayah Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur, Personel Yonif Raider 111 Karma Bakti, bertempat Lapangan Makodim, Jalan A. Yani, Gampong Paya Bujuk Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Jum'at (02/02/2024).

Dandim 0104 Aceh Timur, Letkol Inf Tri Purwanto, membacakan amanat Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, yang menyampaikan bahwa maksud dan tujuan apel gelar pasukan yang kita laksanakan ini adalah sebagai bentuk pengecekan kesiapan satuan-satuan yang ada di wilayah Kodam Iskandar Muda guna persiapan pengamanan pemilu serentak tahun 2024.

Apel gelar pasukan, sangat penting dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan prajurit, alutsista, maupun segenap unsur pendukungnya, sehingga sewaktu-waktu dapat digerakkan dan mampu bereaksi dengan sigap dan cepat sesuai permintaan. untuk itu, saya berharap kepercayaan dan amanah dalam melaksanakan tugas pengamanan pemilu 2024 ini agar benar-benar disiapkan sebaik mungkin," jelas Dandim.

Sinergi antara TNI, Polri dan Forkopimda adalah landasan utama dalam menjaga kondusifitas wilayah kita. kolaborasi yang harmonis antar lembaga ini merupakan kunci keberhasilan dalam memastikan lingkungan yang kondusif dan aman bagi seluruh masyarakat di Aceh. Kodam Iskandar muda beserta seluruh jajarannya akan terus bekerja sama dengan Kepolisian, Forkopimda dan komponen bangsa lainnya untuk selalu bersiap diri memberikan dukungan seoptimal mungkin bagi kesuksesan penyelenggaraan pemilu tahun 2024 di seluruh wilayah Provinsi Aceh, lanjut Dandim.

Oleh karena itu, setiap unsur pengamanan pemilu, harus senantiasa mengembangkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi, sehingga secara dini selalu dapat mengantisipasi setiap gangguan yang terjadi. Mari kita laksanakan persiapan- persiapan dengan matang, serta lakukan koordinasi yang efektif dengan pihak-pihak terkait, agar dapat menentukan cara-cara bertindak yang tepat, guna meminimalisir terjadinya konflik yang dapat mengganggu kelancaran pemilu tahun 2024, tegas Letkol Tri Purwanto.

Pada kesempatan ini saya juga menekankan agar setiap prajurit Kodam Iskandar Muda memahami betul arti dari netralitas dan menerapkannya dengan baik dalam penyelenggaraan pemilu tahun 2024. Sikap netralitas TNI sangat penting dalam menjaga integritas serta citra kehormatan TNI AD di mata masyarakat, ajak Dandim.

Dandim menambahkan, netralitas TNI adalah sikap TNI untuk netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis, dasar netralitas TNI, sesuai undang undang nomor 34 tahun 2004 tentang tni, yang mengamanatkan bahwa prajurit TNI harus netral tidak boleh memihak/mendukung salah satu partai atau konstestan manapun. implementasi netralitas TNI dalam pemilu adalah :

1) Tidak memihak dan tidak memberi dukungan kepada partai politik manapun beserta paslon yang diusung serta tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis.

2) Tidak memberikan fasilitas tempat/ sarana dan prasarana milik TNI AD kepada paslon dan parpol untuk digunakan sebagai sarana kampanye.

3) Prajurit TNI AD yang keluarganya memiliki hak pilih (hak individu selaku warga negara) dilarang memberi arahan dalam menentukan hak pilih.

4) Tidak memberikan tanggapan, komentar dan mengupload apapun terhadap kegiatan paslon dan parpol maupun hasil quick count sementara pemilu serentak tahun 2024.

5) Prajurit dan PNS TNI AD yang terbukti melanggar ketentuan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku di lingkungan TNI AD, ungkap Letkol Tri Purwanto.

Iklan