Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

PMI Kota Banda Aceh Beri Bantuan Masa Panik Pada Korban Kebakaran di Rusunawa

Hengki Syahjaya
4 Jan 2024, 11:27 WIB Last Updated 2024-01-04T09:27:48Z
Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, bersama beberapa Pengurus dan Relawan saat memberikan bantuan sembako pada korban kebakaran, Rabu (03/01) di Rusunawa Gampong Lampulo, Liputanesia/H5J.


Banda Aceh - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh, memberikan bantuan masa panik untuk korban kebakaran di Rumah Susun Sewa (Rusunawa), Gampong Lampulo, Banda Aceh, pada Rabu (03/01/2024) malam.


Diketahui, satu unit kamar di Rusunawa Gampong Lampulo terbakar diduga karena konslet arus listrik. Peristiwa itu terjadi pada Rabu siang sekitar pukul 12.00 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB. Tidak ada korban jiwa.


Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri mengatakan, PMI memberikan bantuan masa panik berupa sembako dan hygiene kit. Ia berharap, bantuan yang diberikan bisa membantu meringankan beban korban dalam menghadapi bencana.


"Ini amanah dari donatur yang sudah menyalurkan sedekahnya lewat PMI. Mudah-mudahan bantuan sembako dan hygiene kit ini dapat bermanfaat untuk Bapak dan keluarga," ujar Haeqal.


Dalam kesempatan itu Haeqal juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang menimpa Syamsuddin dan keluarga. Ia berharap korban bisa tabah dan tegar menghadapi ujian tersebut. Di samping itu, ia juga mengingatkan korban dan penghuni rusunawa lainnya agar senantiasa waspada dan mawas diri terhadap bencana.


"Bencana kebakaran termasuk sering terjadi di Banda Aceh. Karena itu saya mengajak masyarakat semua agar selalu mawas diri dan waspada terhadap penyebab kebakaran seperti konslet arus listik, bocor gas, hingga kelalaian dalam menggunakan kompor gas," tutur Haeqal.


Kejadian kebakaran bisa menjadi perhatian serius bagi masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya sehingga masyarakat selalu memperhatikan penggunaan listrik, mengecek kabel listrik, mengecek kompor gas, serta melakukan langkah mitigasi guna menghindari bencana kebakaran, pungkasnya.



Iklan