Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Debat Pertama Calon Wakil Presiden Pemilu Tahun 2024

Liputanesia
22 Des 2023, 23:30 WIB Last Updated 2023-12-22T20:06:37Z

Potret dari ketiga Cawapres saat Debat kedua berakhir di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (22/12/2023).
(foto: Tangkapan layar dari Youtube KPU)

Jakarta - Debat Calon Wakil Presiden (cawapres) 2024 dengan tema ekonomi kerakyatan dan digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN/APBD, infrastruktur dan perkotaan. Debat di gelar di JCC Senayan, jakarta, Jumat (22/12/2023).

Dalam debat kali ini cawapres nomor urut 2, yaitu Gibran secara objektif terlihat percaya diri di debat cawapres sejak pemaparan visi misi hingga sesi debat, cukup luwes dalam menyampaikan gagasan dan cerdik merespon gagasan dari Muhaimin dan Mahfud.

Gibran banyak singgung keterlibatan aktif anak muda juga visioner naikkan kelas umkm dan investasi.

Dinamika debat juga tak pengaruhi focus Gibran, dia tampak pahami isu hilirisasi dan kaitannya dengan diplomasi seolah tak gentar meski Mahfud dan Muhaimin lebih senior.

Masing-masing cawapres adu gagasan di opening debat cawapres. dimulai dari cawapres dari cawapres nomor urut 2 Gibran jelaskan pentingnya teknologi dan AI untuk ekonomi serta pembangunan juga akan melibatkan ekonomi kreatif umkm dan generasi muda.

Selain Gibran, Mahfud juga beberkan gagasannya Mahfud justru lebih berfokus pada korupsi dan isu ekonomi. terakhir, Muhaimin juga beberkan gagasan ala slepet, bahas ide untuk tarik pajak dari orang orang kaya, serta kewenangan untuk menghadirkan kemakmuran dan kadilan.

Gibran menyebut anggaran IKN tidak sepenuhnya ditanggung APBN, sementara Mahfud mendebat IKN belum ada investor dan Muhaimin menyebut akan membagun 40 kota baru.

Secara keseluruhan, pengamat ekonomi kerakyatan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Hempri Suyatna, menilai jawaban dari para cawapres mengenai persoalan ekonomi kerakyatan dan digitalisasi "tidak terlalu tajam" dan "belum fokus pada inti persoalan yang dihadapi masyarakat."

Iklan