Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Klinik Cut Meutia PT CMN Terima Tim Surveior LPA-LAFKESPRI Survei Akreditas

Hengki Syahjaya
24 Nov 2023, 22:27 WIB Last Updated 2023-11-24T15:27:14Z
Kepala Klinik Cut Meutia, dr. T Afrizal, bersama manajemen dan Direktur PT CMN, Ernawati didampingi Kepala Urusan Operasional, Waluyo dan Kepala Urusan SPI, Dermawan, serta Tim surveior LPA-LAFKESPRI dr. Syarbaini, dan dr. Sasilia, Jumat (24/11), Liputanesia/H5J.


Kota Langsa - Klinik Cut Meutia PT Cut Meutia Medika Nusantara (CMN), menerima tim surveior Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer (LPA-LAFKESPRI), untuk melakukan survei akreditas, Jumat (24/11/23).


Kepala Klinik Cut Meutia, dr. T Afrizal, mengucapkan terima kasih kepada Direktur PT CMN, Ernawati beserta tim manajamen yang telah berhadir untuk mensupport kegiatan akreditasi ini. 


Begitupun juga kepada seluruh karyawan klinik yang telah mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan akreditasi ini, baik berbentuk dokumen maupun lainnya.


Ia berharap dengan terlaksananya akreditasi ini bisa meningkatkan kualitas pelayanan sesuai standar yang sudah ditetapkan dan dapat memperoleh hasil yang memuaskan dengan segala ikhtiar yang sudah dipersiapkan.


Ia menjelaskan, bahwa Klinik Cut Meutia melayani poli umum dan poli gigi."Kami berharap kegiatan hari ini berjalan dengan lancar dan dapat memberikan hasil yang terbaik bagi Klinik Cut Meutia," harapnya.


Direktur PT CMN, Ernawati yang didampingi oleh Kepala Urusan Operasional, Waluyo dan Kepala Urusan SPI, Dermawan, saat mendampingi tim surveior LPA-LAFKESPRI saat survei akreditas Klinik Cut Meutia.


Tim surveior yang melakukan survei akreditasi Klinik Cut Meutia PT Cut Meutia Medika Nusantara itu adalah dr. Syarbaini, dan dr. Sasilia, ucap Ernawati.


Ernawati menambahkan, bahwa kegiatan survei akreditas klinik ini bagian dari program survei akreditas dibawah naungan PT CMN, awal dilakukan survei Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM).


Semoga nantinya hasil penilaian survei akreditas ini seperti yang kita harapkan bersama, guna peningkatan mutu manajemen dan pelayanan, semua sistem dijalankan harus sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku, ungkap Ernawati.



Iklan