Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Dosen Unsam Terapkan Teknologi Bujangseta Pada Tanaman Jeruk Bali

Hengki Syahjaya
26 Agustus 2023, 18:15 WIB Last Updated 2023-09-07T03:56:46Z


Kota Langsa -Tim Dosen Universitas Samudra (Unsam)  melakukan kegiatan Pendampingan Penerapan Teknologi Bujangseta pada Kelompok Tani Cahaya Kita di Gampong Suka Mulia, Dusun Mawar, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (26/08/23).

KTU LPPM-PM Unsam Syahrizal Usmansyah,  menyampaikan pada liputanesia.co.id, bahwa Tim LPPM-PM Unsam yang turut memonitoring kegiatan  menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan para dosen Universitas Samudra, dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi disamping Pendidikan Pengajaran dan Penelitian.

"Dari berbagai kegiatan PKM yang dilakukan dosen Unsam diharapkan dapat meningkatkan peran dosen dalam membantu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat," ucapnya.

"Tim PKM Dosen Unsam ini diketuai oleh Iklima Azhar, beserta dua orang dosen, Ir. Rosmaiti, dan Tengku Putri Lindung Bulan, sebagai anggota dan melibatkan dua orang mahasiswa Unsam," terangnya.

Ir. Rosmaiti mengatakan, program bujangseta pembuahan jeruk berjenjang sepanjang tahun merupakan teknologi baru dalam bidang pertanian bertujuan untuk meningkatkan produksi buah jeruk bali, (Bahasa Aceh, Boh Giri).

"Dimana secara konvensional biasanya panen jeruk hanya 2 kali setahun, dengan penerapan teknik Bujangseta panen jeruk akan meningkat 5-7 kali setahun," jelasnya.

“Dengan menerapkan teknologi Bujangseta bisa meningkatkan produksi jeruk, bisa panen 5-7 kali setahun, jadi bisa berbuah sepanjang tahun tanpa mengurangi mutu dan kualitas buah,” imbuhnya.

Ir. Rosmaiti menjelaskan, penerapan teknologi Bujangseta dilakukan dengan 3 cara utama, yaitu pemangkasan dahan dan ranting (Prunning), pemupukan yang tepat dan pengendalian hama penyakit pada tanaman jeruk, pemangkasan dahan dilakukan untuk memacu  pertumbuhan tunas baru, pemangkasan setelah selesai panen akan menumbuhkan tunas baru dan bunga muncul secara serempak, pemupukan yang tepat dengan pola teratur akan mencukupi nutrisi tanaman, dan yang paling penting adalah pengedalian hama untuk menghasilkan buah yang berkualitas dan bermutu baik.

Pendampingan yang dilakukan terhadap Kelompok Tani Cahaya Kita, sebelumnya telah dilakukan survey bahwa Dusun Gampong Suka Mulia merupakan sentral penghasil jeruk bali. Sebagian besar lahan warga maupun pekarangan ditanami tanaman jeruk, pada musim panen pedagang mendatangi langsung ke lokasi untuk membeli jeruk untuk dipasarkan, bahkan pedagang berasal dari luar daerah (Medan).

Pembudidayaan jeruk yang dilakukan warga masih secara konvensional, dimana panen hanya setiap setengah tahun sekali dengan buah relatif kecil, dan tanaman jeruk rentan terserang penyakit tanaman. Pendampingan penerapan bujangseta merupakan salah satu teknik mengubah manajemen sistem pemangkasan, pemupukan dan pengendalian hama penyakit untuk meningkatkan produksi jeruk yaitu kuantitas panen dengan mutu buah yang tetap berkwalitas bagus

“Kalau dibiarkan secara alami, maka tidak mencukupi permintaan pasar pasokan buahnya. Disini kita melakukan pendampingan kepada warga, dengan cara mengunjungi langsung serta mempraktekkan langsung cara pemangkasan dahan, pemupukan yang tepat. Selain itu juga disosialisasikan bagaimana pengendalian hama penyakit tanaman, pola waktu penanaman  serta perbanyakan bibit dengan cara cangkok.” pungkas Rosmaiti.

Ketua Kelompok Tani Cahaya Kita, Suryanto mengatakan, terima kasih atas program yang dan pengetahuan yang di berikan pada kelompok kami, kita berharap,  dengan adanya pendampingan ini, penerapan teknologi bujangseta dapat dilaksanakan oleh kelompok sebagai salah satu cara untuk meningkatkan produksi jeruk bali, sehingga secara ekonomi dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, dengan adanya teknik Bujangseta akan sangat menguntungkan bagi petani jeruk di dusun Mawar khususnya,  selain untuk meningkatkan penghasilan  juga  diharapkan setiap saat akan tersedia stok jeruk secara kontinyu untuk kebutuhan pasar nantinya, pungkasnya.

Iklan