Notification

×

Penyaluran Beasiswa Pemprov Kepri Diduga Tidak Sesuai, Padahal Anggaran Masih Tersisa 1 Miliar Lebih?

9 Okt 2022 | Oktober 09, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-09T19:07:06Z
Jefrianto

Liputanesia, Tanjungpinang - Penyaluran Beasiswa bagi Mahasiswa Kepulauan Riau diduga tidak sesuai, sementara Anggaran masih tersisa sebesar Rp.1 miliar lebih.

Pasalnya, bantuan beasiswa tersebut hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang tak mampu saja. Padahal dengan Anggaran yang tersisa sebesar Rp.1 miliar lebih itu masih dapat disalurkan kepada mahasiswa yang berprestasi.

Jefrianto, salah satu mahasiswa yang masih duduk di bangku perkuliahan Universitas Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kepri meluapkan rasa kecewanya terhadap Pemerintah Provinsi Kepri.

"Kami dari mahasiswa S1 Berprestasi, kenapa tidak ada penambahan sedikit kuota, padahal dana beasiswa bagi yang kurang mampu masih tersisa sebesar Rp.1 miliar lebih," ungkap Jefri (Panggilan Sapaan-Red).

Ia menuturkan, kenapa hanya di salurkan kepada mahasiswa yang tidak mampu saja, gimana kerja pemerintah sekarang ini, apakah hanya tidak mampu saja yang dipikirkan?

Menurutnya," kalau untuk jalur beasiswa berprestasi, memang Nilai IPK nya kami saling bersaing. Tapi yang kami kecewakan, kenapa kuota beasiswa berprestasi tidak ditambahkan. Bagaimana cara berfikir para pejabat Pemprov itu," tanya ? Jefri ditujukan ke Pemprov Kepri melalui telpon WhatsApp yang disampaikan kepada Wartawan ini pada Minggu (9/10) siang.

Kalau semuanya dikasih kepada yang tidak mampu, jangan dibuat beasiswa berprestasi. Jika itu hanya untuk memberikan harapan palsu bagi mahasiswa.

Sementara, "mahasiswa yang tidak mampu sudah mendapatkan beasiswa KIP. Sedangkan mahasiswa yang berprestasi berlomba-lomba untuk mencari beasiswa agar meringankan beban ekonomi keluarganya," ucap yang penuh kecewa.

Masih kata Jefri, kami meminta kepada Pemprov Kepri untuk meninjau kembali terhadap KIP dan beasiswa kurang mampu/berpartisipasi agar tepat sasaran, "Kami merantau di kota orang habis banyak uang orang tua kami."

Untuk itu kami meminta kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Dapat mengambil sikap tegas terhadap penambahan kuota beasiswa berprestasi bagi mahasiswa S1 yang berprestasi," tutupnya.(T.4z).