Kemenangan dan score tertinggi diperoleh tim Laskar Singacala sebutan lain PSGC usai mengalahkan Tri Brata Rafflesia 2-1 pada laga yang digelar di Stadion Kota Barat, Solo, Jawa Tengah, Jumat (16/1/2026) sore kemarin.
PSGC kini memimpin puncak klasemen di group B dengan score tertinggi sebanyak 28 poin dari 8 kali menang, 4 kali seri dan 1 kali kalah.
Di posisi kedua ada Persitara dengan raih 17 poin, dan Pekanbaru FC di posisi ketiga 16 poin.
Meski dua tim ini menang di tiga laga, tetap PSGC tidak dapat dikejar oleh tim lain alias juara di puncak klasemen.
CEO (Chief Executive Officer) atau jabatan tertinggi di klub PSGC Ciamis yang juga Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya mengatakan, "saat ini PSGC memastikan lolos ke babak 8 besar usai mengalahkan Tri Brata Raflesia, Jumat sore kemarin dengan score 2-1, " ujarnya, Sabtu, (17/1) saat dikonfirmasi Liputanesia.
Keberhasilan ini merupakan buah dari konsistensi permainan yang gigih, disiplin dan kerja keras kolektif seluruh elemen klub.
“Alhamdulillah, kemenangan ini memastikan kita lolos ke babak 8 besar sekaligus menjadi juara di grup B. Namun kami tetap mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai,” tegasnya.
Herdiat mengatakan, meski tiket fase gugur telah diamankan, PSGC Ciamis tetap berkomitmen menjaga performa dan mental bertanding pada sisa laga penyisihan.
“Masih ada pertandingan yang harus dijalani. Kami tetap berupaya tampil maksimal dan tidak ingin kehilangan poin di laga-laga tersisa,” katanya.
Laga kontra Tri Brata Rafflesia berlangsung ketat sejak awal pertandingan. Kedua tim bermain ketat dan saling menekan.
Tri Brata Rafflesia justru mampu mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-41. Sundulan Qoyum Nazaludin Muhammad gagal diantisipasi kiper PSGC, M. Ridho, sehingga membawa Tri Brata unggul 1-0 hingga babak pertama.
Memasuki babak kedua, PSGC Ciamis tampil lebih agresif dengan meningkatkan intensitas serangan.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75. Haikal Khalil Fatta sukses memanfaatkan bola liar di depan gawang lawan untuk menyamakan kedudukan.
Momentum pertandingan kemudian sepenuhnya berbalik. Enam menit berselang, kapten tim Ganjar Kurniawan menjadi penentu kemenangan PSGC Ciamis.
Melalui aksi individu dari sisi kiri pertahanan lawan, tendangan keras Ganjar tak mampu dibendung penjaga gawang Tri Brata, sekaligus memastikan kemenangan 2-1 bagi Laskar Singacala hingga peluit akhir dibunyikan.
Seiring dengan posisi yang sudah aman di klasemen, Herdiat menyatakan bahwa PSGC Ciamis akan memanfaatkan pemain muda, khususnya yang berusia di bawah 21 tahun dan belum banyak tampil di kompetisi resmi.
“Ada beberapa pemain muda yang selama ini belum mendapatkan kesempatan bermain. Kedepannya mereka akan kami beri ruang agar mendapatkan pengalaman dan kesiapan mental,” ujarnya.
Menurut Herdiat, langkah tersebut bukan sekadar rotasi, melainkan bagian dari strategi pembinaan jangka panjang klub agar regenerasi berjalan seiring dengan target prestasi.
Herdiat menyampaikan apresiasi kepada para pemain, tim pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan PSGC Ciamis sepanjang kompetisi Liga Nusantara musim ini.
“Hasil ini sangat luar biasa dan diraih melalui perjuangan yang tidak mudah. Setelah empat musim terakhir selalu berada di posisi nyaris lolos, kami optimistis musim ini bisa menjadi momentum untuk mewujudkan target promosi ke Liga 2,” pungkasnya.

