Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Bupati Ciamis Tekankan Jaga Alam, Kebersihan Lingkungan Perhatikan Agar Tidak Menimbulkan Bencana

Heru Pramono
26 Jan 2026, 13:04 WIB Last Updated 2026-01-26T06:04:46Z
Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya (tengah baju putih), Sekda Ciamis, Andang Firman Triyadi (kiri), di Aula Setda Ciamis, Senin, (26/1/2026) Pagi./Liputanesia. (Foto: Heru Pramono).

Ciamis - Cuaca ekstrim yang tidak menentu menjadi perhatian dan pemikiran serius Bupati Ciamis, Provinsi Jawa Barat untuk kembali mengingatkan agar menjaga alam.

Hal itu disampaikan Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, Senin, (26/1/2026) pagi di Aula Setda Ciamis pada acara Rapat Kordinasi (Rakor) bersama jajarannya.

Bupati menekankan kepada seluruh jajaran baik kepala dinas, Camat dan para kepala desa agar menjaga alam agar tidak terjadi bencana alam disekitar.

Lebih lanjut Bupati mengingatkan agar menjaga kebersihan lingkungan terutama pada sarana umum seperti jalan yang berstatus nasional, provinsi, daerah maupun desa.

Ia memandang setelah beberapa kali meninjau lokasi/kunjungan kerja kebeberapa wilayah masih banyak melihat saluran-saluran drainanse yang dipinggir jalan tampak tersumbat aliran airnya, sehingga hal ini menyebabkan arus air tidak lancar dan menyebabkan banjir.

"Dimohon semua pihak untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan selain indah dipandang juga tidak pula menimbulkan bencana di sekitar," tegas Bupati.

Pada kesempatan tersebut bupati juga menekankan pada pengelolaan pasar baik pasar kabuoaten maupun desa harus tetap selalu jaga ketertiban dan kebersihan.

Ia, tidak ingin lagi melihat sekitar pasar baik pasar kabupaten, desa maupun pasar hewan terlihat kumuh," ucapnya.

"Ada kurang lebih 45 pasar desa di Kabupaten Ciamis dan ini dimohon bapak ibu terutama Camat dan Kepala Desa mulai dari sekarang harus intens dan fokua pada keterriban dan kebersihan lingkungan," ujarnya.

Diakhir rakor, Bupati mengucapkan bela sungkawa yang sangat mendalam atas musibah yang terjadi di Cisarua Bandung Barat.

Hal ini harus menjadi perenungan semua pihak, bahwa hal itu diakibatkan rakusnya ulah oknum manusia yang tidak mengindahkan lingkungan baik penebangan pohon yang tidak terukur maupun ilegal.

"Semoga saudara-saudara kita yang terkena bencana bisa tabah menjalani serta segera pulih atau membaik keadaannya, Amin Ya Robal Alamin," pungkasnya.

Iklan