![]() |
| Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunanrya (tengah) Menerima Penghargaan Terbaik TP2DD Jawa-Bali, di Jakarta, Jumat, (28/11/2025)./Liputanesia. (Foto: Dok. Heru Pramono) |
Tepatnya sepekan lebih tiga hari, Ciamis berhasil meraih empat penghargaan bergengsi tingkat nasional dari kementerian dan lembaga negara yang berbeda.
Empat capaian ini sekaligus menegaskan komitmen Ciamis dalam penguatan kerukunan, percepatan digitalisasi, serta peningkatan kualitas kesehatan lingkungan.
Penghargaan itu antara lain:
1. Peringkat II Harmony Award 2025 dari Kementerian Agama RI.
Pada ajang Harmony Award 2025 yang digelar Kementerian Agama RI melalui Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Kabupaten Ciamis berhasil meraih Peringkat II Kinerja Terbaik Pemerintah Daerah Tingkat Kabupaten.Penghargaan ini diterima oleh Kepala Badan Kesbangpol Ciamis, R. Yadi Tisyadi, pada malam penganugerahan di DoubleTree by Hilton Jakarta Kemayoran, pada Jumat, 28 November 2025 petang. Ciamis dinilai unggul dalam penguatan moderasi beragama, perluasan dialog antarumat, serta upaya menjaga kondusivitas daerah melalui kolaborasi pemerintah, FKUB, tokoh agama, dan masyarakat Tatar Galuh.
2. TP2DD Terbaik Jawa–Bali pada PTBI dan BI Awards 2025.
Pada hari yang sama, Jumat, (28/11/2025), Kabupaten Ciamis kembali mencatatkan prestasi di bidang digitalisasi.Melalui ajang Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang dirangkaikan dengan TPID Awards dan BI Awards. Ciamis ditetapkan sebagai TP2DD Terbaik untuk kawasan Jawa–Bali.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, di Jakarta. Ciamis dinilai berhasil melakukan akselerasi digital melalui perluasan pembayaran non-tunai, integrasi layanan digital lintas sektor, peningkatan literasi digital masyarakat, serta penguatan ekosistem ekonomi digital dan UMKM.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi semua pihak. Ini menjadi penyemangat bagi Ciamis untuk terus memperkuat digitalisasi layanan publik dan menghadirkan pemerintahan yang transparan, mudah diakses, dan efisien,” ujar Bupati Herdiat.
3. STBM Award Pratama 2025 dari Kementerian Kesehatan RI.
Masih di tanggal yang sama, Kabupaten Ciamis kembali menerima apresiasi nasional di bidang kesehatan lingkungan. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/922/2025, Ciamis resmi meraih STBM Award Kategori Kabupaten/Kota STBM Pratama Tahun 2025.Penghargaan tersebut diberikan pada kegiatan di Auditorium Siwabesi Kemenkes Jakarta, dan dihadiri oleh Asisten II Setda Ciamis Dadang Darmawan bersama Kepala Dinas Kesehatan Ciamis, pada Selasa (18/11/2025).
Penilaian dilakukan terhadap 422 kabupaten atau kota se-Indonesia dan mencakup capaian pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat serta pelaksanaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS).
Prestasi ini menjadi dorongan bagi Ciamis untuk terus memperluas akses sanitasi layak, memperkuat edukasi hidup bersih, dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.
4. Penganugerahan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) predikat ‘Unggul’ dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI).
Tiga Hari sebelumnya, Pemkab Ciamis juga berhasil meraih penghargaan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) dengan predikat ‘Unggul’, menempatkannya sebagai salah satu daerah dengan kualitas kebijakan terbaik di Indonesia, Selasa (25/11/2025).Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LAN RI, Muhammad Taufik, kepada Pemkab Ciamis diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Wawan Ruhiyat, yang hadir menerima penghargaan atas nama Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya dalam acara Anugerah IKK 2025 yang digelar di Surabaya.
Penganugerahan IKK dilaksanakan dalam rangka mendorong peningkatan kualitas kebijakan pemerintah melalui pengukuran mandiri yang berfokus terhadap dampak kebijakan dan mendorong penguatan partisipasi publik dan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dalam proses perumusan kebijakan publik.
Nilai yang diraih Kabupaten Ciamis Tahun 2023 sebesar 67,25 poin dengan kualifikasi Baik dan meningkat cukup signifikan di Tahun 2025 menjadi sebesar 92,65 poin dengan kualifikasi Unggul.

.png)