Notification

×

Tolak Renovasi Bangunan SD, Warga Perkebunan Sungai Iyu Datangi DPRK

24 Agu 2022 | Agustus 24, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-06T08:06:11Z
Sejumlah perwakilan dari masyarakat Desa Perkebunan Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang diruang Komisi I Kantor Dewan Perwakilan Rakyat di Karang Baru, Rabu (24/8/2022).

Liputanesia, Aceh Tamiang – Sejumlah perwakilan dari masyarakat Desa Perkebunan Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, siang ini mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat di Karang Baru, Rabu (24/8/2022).

Kedatangan warga masyarakat Desa Perkebunan Sungai Iyu Rabu (24/8) dini hari, ingin membahas beberapa agenda penting. salah satunya melaporkan adanya aktivitas pekerja bangunan yang diduga akan melaksanakan renovasi bangunan rumah sekolah SD oleh pihak perkebunan PT Rapala di lahan yang diduga masih bersengketa hingga saat ini.

Salah satu warga perkebunan kepada awak media menjelaskan, “Kami ingin melaporkan bahwa rumah sekolah yang terbakar dulu mau di renovasi bangunannya oleh PT Rapala, “kami menolak renovasi pembagunan tersebut bang, kerena kan masih sengketa, Namun dari pihak PT tetap membangun,” pungkasnya.

Kami juga sempat menanyakan, setelah jadi bangunan ini dibangun, mau dijadikan untuk apa bangunan tersebut. Namun pihak PT menjawab saya tidak tahu, ungkap warga perkebunan Sungai Iyu saat ditemui awak media, Rabu (24/8) diruang Wakil Pimpinan I DPRK Aceh Tamiang.

Dipantau awak media, akhirnya warga masyarakat Perkebunan Sungai Iyu langsung diarahkan untuk menuju keruangan Komisi I.

Usai menerima laporan dan keluhan warga, Ketua Komisi I Fraksi Partai Gerindra M. Irwan mengatakan, Kita berharap kebun sungai iyu itu kan kebun tua, jadi ada masyarakat kampungnya. Dan mereka belum kasih jawaban waktu kita Rapat Dengar Pendapat waktu itu, jadi beberapa kali kita panggil RDP, namun jadwalnya mundur , ya ini ketemunya nanti ditanggal 30 Agustus 2022, ini yang udah ditanda tangani, jelas Irwan.

Masalah sengketa yang dihancurkan saat ini, kita juga belum bisa menahan, kerena kita masih menunggu jawaban, seharusnya mereka jangan dulu bekerja, kata Irwan.

Mengenai jadwal Rapat Dengar Pendapat kenapa selalu bergeser, ini bukan kita yang geser, tapi dari persiapan mereka sendiri yang belum siap, jadi ketemuanya nanti tanggal 30 Agustus mendatang, kata Irwan saat menanggapi keluhan masyarakat Perkebunan Sungai Iyu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Rapala belum dapat kami konfirmasi.