Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Audiensi Aliansi BEM Ciamis Dengan Bupati Ciamis: Saya Tidak Ingin Menaikan Pajak Meski APBD Melorot

Heru Pramono
25 Feb 2026, 03:55 WIB Last Updated 2026-02-24T20:55:00Z
Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya (tengah depan) Menerima Langsung Audiensi Dari Para BEM Ciamis, di Aula Opp Room Setda Ciamis, Selasa (24/02/2026) siang./Liputanesia. (Foto: Dok Heru Pramono).

Ciamis - Bupati Ciamis, Provinsi Jawa Barat, H. Herdiat Sunarya, secara langsung menerima audiensi dari para Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Ciamis Raya di Opp Room Setda Ciamis, Selasa (24/02/2026) siang.

Pertemuan yang dihadiri para perwakilan BEM dari berbagai Perguruan Tinggi di Ciamis itu banyak menyampaikan poin-poin penting sebagai dialog refleksi satu tahun masa pemerintahan Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya.

Koordinator Aliansi BEM Ciamis Raya, Asep Anggit Muchammad Irfan Himami, menegaskan, bahwa refleksi satu tahun pemerintahan penting sebagai pijakan untuk perjalanan pembangunan ke depan.

“Refleksi ini menjadi ruang evaluasi bersama. Kami berharap mahasiswa dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kabupaten Ciamis,” katanya.

Dalam dialog tersebut, mahasiswa juga menyoroti sejumlah isu strategis yang perlu ditangani.

Presiden Mahasiswa STIKes Muhammadiyah Ciamis, Nakia Nasara, menyoroti persoalan kesehatan masyarakat, khususnya meningkatnya kasus HIV di Kabupaten Ciamis.

“Mahasiswa hadir sebagai penyambung aspirasi masyarakat. Peningkatan kasus HIV perlu menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan kualitas SDM ke depan,” ungkapnya.

Sementara, Presiden Mahasiswa Universitas Islam Darussalam, Rani, menyoroti pentingnya peran keluarga dalam pendidikan karakter anak.

“Pendidikan karakter tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Peran orang tua di lingkungan keluarga juga sangat penting,” ujarnya.

Adapun Presiden Mahasiswa Universitas Galuh Ciamis, Istinatul Laila, menyoroti persoalan infrastruktur desa serta pengembangan potensi wisata di daerah.

“Masih ada jalan desa yang belum optimal serta objek wisata yang belum dikelola secara maksimal. Hal ini perlu mendapat perhatian bersama,” katanya.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Ciamis menyampaikan apresiasi atas peran mahasiswa yang dinilai konsisten menjadi sosial kontrol bagi pemerintah daerah.

“Saya mengapresiasi teman-teman mahasiswa yang terus mengamati jalannya pemerintahan. Ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus bekerja lebih baik,” ujar Bupati.

Sslanjutnya, Bupati menjelaskan bahwa selama satu tahun terakhir pemerintah daerah fokus melanjutkan program pembangunan dari periode sebelumnya, baik di bidang pemerintahan, pembangunan, maupun pelayanan masyarakat.

Namun demikian, berbagai tantangan tetap dihadapi, terutama terkait kondisi keuangan daerah.

Bupati mengungkapkan bahwa APBD Kabupaten Ciamis dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, meskipun Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus meningkat.

"Jika pada tahun 2020 APBD mencapai sekitar Rp3,1 triliun, maka pada tahun 2026 turun menjadi sekitar Rp2,3 triliun, ditambah adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat," terang Bupati.

Meski APBD beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, pihaknya tidak ingin menaikan pajak.

“Saya tidak ingin menaikkan pajak karena kondisi ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih pasca pandemi. Kami lebih memilih mengoptimalkan potensi daerah yang ada,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini fokus bekerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Tatar Galuh Ciamis.

Berbagai persoalan seperti peningkatan kasus HIV, infrastruktur yang belum merata, hingga penguatan pembangunan karakter masyarakat menjadi perhatian bersama.

“Pembangunan fisik bisa dilakukan ketika ada anggaran. Namun pembangunan nonfisik seperti mental dan karakter membutuhkan keterlibatan semua pihak,” jelasnya.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Ciamis didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Daerah I, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran perangkat daerah lainnya.

"Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari dialog yang lebih intens antara pemerintah daerah dan mahasiswa dalam membangun Kabupaten Ciamis ke depan," pungkas Bupati.

Iklan