Persatuan Sepak Bola Galuh Ciamis (PSGC) yang tampil kedua kontra Batavia FC, DKI Jakarta akan habis-habisan bertempur demi kemenangan tim.
PSGC yang menggunakan jersey kebangaan warna ungu patut bahagia. Tim Laskar Singacala berhasil menyingkirkan Batavia FC, DKI Jakarta lewat tendangan adu finalty, di Stadion Kota Barat, Solo, Jumat, (30/1/2026) malam.
Sejak peliut panjang dibunyikan oleh wasit lapangan, Faisal Abdul Wahid, pertanda pertandingan dimulai, kedua tim langsung saling tancap gas adu kekuatan dan strategi.
Babak Pertama Imbang 0-0
Pertandingan hidup mati demi meraih tiket semifinal, kedua tim saling menusuk ke jantung pertahanan lawan masing-masing.Meski peluang kedua tim potensi meraih gol, kedudukan di babak pertama masih sama kuat, hingga babak pertama berakhir score kosong-kosong (0-0).
Babak Kedua Masih Imbang 1-1, PSGC Lebih Unggul
Memasuki babak kedua, kedua tim semakin intens dan ketat melancarkan serangan ke masing-masing gawang lawan guna menunjukan siapa yang akan lolos ke semifinal.PSGC berhasil lebih awal menjebol gawang Batavia FC lewat tendangan keras (roket_mksd) jarak jauh kaki kiri Ganjar Kurniawan (14) di menit ke 73.
Ganjar Kurniawan (14) yang sebelumnya duduk dibangku cadangan dan menggantikan sang kapten Laskar Singacala, Seprian Rixi (17) di menit ke 68 itu berhasil menjebol perdana gawang Batavia FC.
Lima (5) menit berselang mengganti sang kapten, Ganjar Kurniawan (14) berhasil menciptakan gol perdananya di pertandingan tersebut.
Mengejar ketertinggalan gol di babak kedua, Batavia FC berhasil membalas gol roket PSGC tadi, lewat tendangan keras (assist) bola mati, Muhamad Reza Alfariz (68).
Tendangan keras M. Reza Alfariz tidak sempurna ditangkap penjaga gawang PSGC, M. Ridho. Pantulan bola jatuh didekat, Jenico Rski (55) dan berhasil di songkel masuk ke gawang PSGC di menit ke 84.
Laga pun semakin ramai, ketat, dan menegnagkan. Kedua tim menunjukan sportifitas yang patut dibnaggakan tanpa ada kekisruhan antar pemain dan offisial.
Hingga babak kedua berakhir kedudukan masih imbang 1-1 dan dilanjutkan dengan tambahan waktu (ektra time) lima belas menit.
Babak Tambahan Waktu, Batavia FC Lebih Dulu Unggul
Tidak cukup di situ, pertandingan hidup mati itupun harus dilanjutkan dengan babak tambahan waktu karena harus ada yang keluar sebagai pemenang.Di babak tambahan pada menit ke 98, Batavia FC berhasil mencuri gol lebih awal ke gawang PSGC. Lewat tendangan keras kaki kanan Brian Galeh Bagaskoro (7) tak mampu tangkap/tepis penjaga gawang PSGC, M. Ridho.
Kegembiraan pun berbalik arah, setelah Batavia FC mengungguli gol dari PSGC. Di sisa waktu tinggal kurang lebih satu (1) menit dari waktu tambahan habis.
Namun ditengah kegentingan waktu tambahan (ektra time) akan habis, kurang lebih satu (1) menit, tepat di menit ke 104, dewi fortuna tampak memihak ke PSGC.
Pemain Batavia FC, Reza Alfariz (68) melakukan kesalahan didekat gawang sendiri dengan tujuan mengheading bola malah justru jatuh ke gawang sendiri.
Alhasil kedudukan pun kembali imbang 2-2. Hingga waktu tambahan habis, peluit panjang tiga kali pun dibunyikan oleh wasit, pertanda habis waktu laga dan dilanjutkan ke adu finalty.
Adu Finalty PSGC Lebih Unggul 1 Point Dari Batavia FC
Sebagaimana disampaikan bahwa pertandingan tersebut adalah hidup mati, di mana kedua tim harus ada yang menang guna masuk ke semifinal, adu finalty pun tepaksa harus dilakukan untuk kedua tim.5 penendang pertama disiapkan oleh masing-masing tim. Batavia FC tampil lebih awal menendang finalty ke gawang PSGC.
Dari ke lima (5) penendang finalty, masing-masing tim berakhir score imbang 5-5. Selanjutnya, dilanjutkan ke penendang finalty yang ke enam (6).
Tampak ada kesalahan penendang finalty yang ke enam (6) dari Batavia FC. Jenico Rski (55) gagal mengeksekusi tendangan finalty ke gawang PSGC dengan melambung jauh diatas mistar gawang PSGC.
Giliran penendang finalty berikutnya dari PSGC, M. Firkam (57), tidak ingin ada kesalahan dalam mengeksekusi tendangan finalty, dengan tenang dan penuh harapan tendangannya sukses di eksekusi.
Alhasil, eksekusi tendangan finalty M. Firkam berhasil di eksekusi dengan sempurna dan masuk ke gawang Batavia FC.
Keberhasilan itupun menjadi tiket otomatis PSGC Ciamis lolos ke semifinal. Dengan akhir score 6-5. PSGC unggul satu gol dari Batavia FC dan menemani Dejan FC Depok yang sudah awal memenangi pertandingan dari Pekan Baru FC.

