Sebagaimana diketahui, pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan program prioritas Kemensos RI di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang resmi diluncurkan pada tahun 2025 kemarin.
Tujuannya untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem. Bahkan program ini menyediakan pendidikan gratis, asrama, dan makan bergizi bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Keinginan besar itu disampaikan Bupati Ciamis kepada Bapak Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Kantor Kementerian Sosial, Selasa, (27/1/2026) pagi di Jakarta.
Bupati Herdiat, mengapresiasi sangat tinggi terhadap Program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Kementerian Sosial RI.
Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan terobosan strategis yang tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, namun juga menjadi instrumen penting dalam memutus mata rantai kemiskinan ekstrim dan sumber daya manusia di Ciamis.
"Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam mengawal dan memperjuangkan program-program prioritas nasional agar dapat diimplementasikan secara nyata di daerah, khususnya di bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan," terangnya kepada wartawan.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ciamis memiliki komitmen kuat untuk mendukung penuh realisasi program Sekolah Rakyat.
Alternatif Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat Rencana di Kecamatan PanjaluSebagai bentuk keseriusan tersebut, Pemkab Ciamis telah menyiapkan beberapa alternatif lokasi pembangunan, salah satunya berada di Desa/Kecamatan Panjalu, dengan luas lahan lebih dari 10 hektare.
"Lokasi tersebut dinilai strategis dan memiliki potensi pengembangan kawasan pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan," paparnya.
Mensos Merespon Pemkab Ciamis Ingin Membangun Sekolah RakyatMenanggapi usulan tersebut, Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ciamis berpeluang untuk segera direalisasikan.
Ia menegaskan bahwa apabila lahan yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis telah dinyatakan clean and clear secara administrasi dan hukum.
"Maka pembangunan Sekolah Rakyat dapat dimulai pada tahun ini sesuai dengan tahapan perencanaan yang telah ditetapkan," tegasnya.
Selain membahas pembangunan Sekolah Rakyat, Mensos juga menekankan pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan program-program sosial pemerintah.
"DTSEN merupakan data terpadu yang memuat berbagai aspek sosial dan ekonomi masyarakat, mulai dari data kemiskinan, pendidikan, kesehatan, hingga sektor pertanian dan ketenagakerjaan," jelasnya.
Lebih lanjut Mensos menyampaikan bahwa pemutakhiran DTSEN dilakukan secara berkala dengan melibatkan pemerintah daerah, Dinas Sosial, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah desa, serta Badan Pusat Statistik (BPS).
"Dengan data yang akurat dan mutakhir, diharapkan seluruh program bantuan sosial dan pemberdayaan, termasuk Sekolah Rakyat, dapat tepat sasaran, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat," harapnya.
"Pemerintah Kabupaten Ciamis menyatakan kesiapan untuk terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Kementerian Sosial RI dalam mengawal pemutakhiran data serta percepatan realisasi program Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari komitmen membangun masa depan generasi Ciamis yang lebih maju dan sejahtera," pungkas Mensos, Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
(Heru Pramono)

