Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Sinergi DPR RI Komisi IX dan Mitra Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Redaksi Liputanesia
22 Feb 2026, 15:33 WIB Last Updated 2026-02-22T09:42:04Z
Usai acara sosialisasi, peserta dan narasumber menandainya dengan foto bersama di GOR Menara Eva Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Minggu (22/2/2026)/Liputanesia/Foto: Sugeng Hariyadi.

Tulungagung - Langkah nyata dalam upaya mencetak generasi emas Indonesia terus digulirkan. Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi, menggelar sosialisasi dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis bersama para mitra strategis di tingkat pusat hingga daerah, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan Sosialisasi ini dibuka tepat pukul 10.00 waktu setempat bertempat di GOR Menara Eva Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung dan dikuti sebanyak 250 peserta dari wilayah Kecamatan Campurdarat dan Tanggunggunung.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai standar nutrisi, mekanisme distribusi, hingga pengawasan agar program prioritas nasional ini tepat sasaran dan punya berdampak signifikan.

Poin Utama Sosialisasi membahas:

1. Peningkatan Gizi Spesifik Fokus pada pemenuhan protein hewani dan sayuran hijau bagi anak usia sekolah.

2. Pemberdayaan Ekonomi Lokal Melibatkan UMKM dan kelompok tani lokal sebagai penyedia bahan baku makanan.

3. Pengawasan Ketat Komisi IX menekankan pentingnya transparansi anggaran dan standar higienitas pangan.

"Program ini bukan sekadar memberi makan, tapi investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia kita. Kami di Komisi IX bersama mitra kerja berkomitmen memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan berubah menjadi nutrisi yang mendukung kecerdasan anak bangsa," ucap anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi.

Dalam sosialisasi tersebut, ditekankan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi lintas sektor. Mitra kerja seperti Kementerian Kesehatan dan lembaga/instansi terkait turut andil dalam menyusun protokol keamanan pangan.

Tidak hanya soal kenyang, namun edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) juga disisipkan dalam setiap sesi pembagian makan tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Orang tua siswa berharap program ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjamin asupan nutrisi buah hati mereka selama berada di lingkungan sekolah.

Usai sosialisasi digelar, ditandai dengan bagi bagi Doorprize dengan cara menjawab pertanyaan dari narasumber hadir dan di tutup dengan foto bersama.

(Sugeng Hariyadi)

Iklan