Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Bupati Herdiat Sunarya Hadir dalam Sholawat Kebangsaan Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf yang Digelar di Ciamis

Heru Pramono
10 Jan 2026, 11:52 WIB Last Updated 2026-01-10T04:52:08Z
Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya (tengah baju putih), Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf (kiri jubah hijau), Kapolres Ciamis, AKBP. H. Hidayatullah Berdoa Bersama Dengan Yang Lainnya di Lokasi Kegiatan, di Stadion Galuh-Ciamis, Jumat (9/1/2026) Malam./Liputanesia. (Foto: Dok. Heru Pramono).

Ciamis - Sholawat kebangsaan yang digelar Kantor Wilayah (kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat sukses dan khidmat digelar di Stadion Galuh, Ciamis, Jumat (9/1/2026) malam.

Kegiatan melibatkankan Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah di Jawa Barat tampak memadati lokasi acara.

Momen itu merupakan puncak Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Provinsi Jawa Barat dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.”

Acara dihadiri Wakil Menteri Agama RI Romo R. Muhammad Syafi’i, unsur Forkopimda Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Ciamis, anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Kementerian Agama se-Jawa Barat.

Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya turut hadir dan mengikuti langsung kegiatan rangkaian Sholawat Kebangsaan tersebut.

Sebelum menuju lokasi acara utama di Stadion Galuh Ciamis, Bupati Ciamis menerima dan menjamu seluruh tamu undangan di Pendopo.

Penyambutan berlangsung singkat dan penuh keakraban, dilanjutkan dengan sesi foto bersama, sebelum Bupati Ciamis bersama rombongan bergerak menuju stadion untuk mengikuti acara inti hingga selesai.

Ribuan Jamaah Hadir Dari Berbagai Daerah di Jawa Barat dan Memadati Stadion Galuh Ciamis, Jawa Barat. Jumat (9/1/2026) Malam./Liputanesia. (Foto: Dok. Heru Pramono).

Dalam laporannya, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, H. Dudu Rohman, menyampaikan bahwa Sholawat Kebangsaan ini sengaja digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Kementerian Agama yang telah mengabdi selama 80 tahun melayani umat dan bangsa.

“Sholawat Kebangsaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ikhtiar spiritual kita bersama. Kita bermunajat kepada Allah SWT agar Jawa Barat dan Indonesia senantiasa dianugerahi hidayah, keridhaan, ampunan, serta pertolongan-Nya, sehingga negeri ini tetap aman, damai, sejahtera, dan dijauhkan dari segala bencana serta marabahaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui sholawat, diharapkan tumbuh rasa cinta (mahabah) yang semakin kuat kepada Rasulullah SAW, sekaligus mengokohkan keimanan dan ketakwaan umat.

“Dengan bersholawat, hati kita disejukkan, perbedaan dilunakkan, dan seluruh elemen bangsa dipersatukan. Inilah fondasi untuk mewujudkan cita-cita besar: umat yang rukun dan bersinergi demi Indonesia yang damai dan maju,” tambahnya.

Secara khusus, Kepala Kanwil juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Ciamis atas dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ciamis atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan, termasuk pemanfaatan Stadion Galuh Ciamis sebagai lokasi kegiatan. Beliau berpesan agar kita semua mendoakan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Ciamis,” tuturnya.

Kanwil Kemenag Jawa Barat Mendoakan dan Berharap PSGC Semoga Menjadi Juara di Liga Nusantara

Dalam suasana penuh keakraban, Kepala Kanwil juga menyampaikan harapan yang dititipkan Bupati Ciamis terkait kebanggaan daerahnya.

“Beliau juga menitipkan doa dan harapan, semoga Persatuan Sepak Bola Galuh Ciamis (PSGC) ke depan semakin berprestasi, bahkan mampu menjadi juara hingga tingkat nasional dan internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI menegaskan bahwa sholawat merupakan ibadah agung yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial dan kebangsaan.

“Sholawat bukan hanya perintah Allah, tetapi juga jalan turunnya sholawat Allah kepada kita. Rasulullah SAW bersabda, siapa yang bersholawat satu kali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali. Artinya, Allah menghadirkan nikmat, ampunan, rezeki halal, kesehatan, dan ketenangan hidup bagi yang bersholawat,” jelasnya.

Ia menambahkan, misi besar Kementerian Agama adalah menjaga kerukunan di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.

“Indonesia ini beragam suku, bahasa, budaya, bahkan agama. Rasulullah SAW diutus sebagai rahmat bagi semesta alam. Maka sholawat yang kita lantunkan malam ini adalah doa agar masyarakat Indonesia mampu hidup rukun, damai, dan saling menghormati dalam perbedaan,” tegasnya.

Wamenag juga menekankan pentingnya persatuan antara pemimpin dan rakyat dalam membangun bangsa.

“Presiden berpesan, untuk membangun Indonesia, elitnya harus kompak dan rakyatnya harus rukun. Jika dua hal ini terjaga, tidak ada kekuatan yang mampu menghalangi Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera, sentosa, dan bermartabat,” tandasnya.

Sebelum kegiatan berlangsung diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di kabupaten/kota.

Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan kuatnya sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat, termasuk kehadiran serta keterlibatan aktif Bupati Ciamis dalam mendukung penguatan nilai spiritual dan persatuan bangsa.

Herdiat berharap, dengan kegiatan sholawat mampu mempertebal iman kita kepada Alloh SWT dan Rosulnya (Nabi Muhammad SAW) dan menjadikan keberkahan bagi semua.

"Kerukunan beragama ini menjadi modal untuk membangun Indonesia yang damai dan maju," pungkasnya.

Iklan