Notification

×

Peresmian dan Awal Mulanya Bank Umum Konvensional Menjadi BRK Syariah Disejalankan Hari Jadi ke-20 Provinsi Kepri

26 Sep 2022 | September 26, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-03T17:32:55Z
Fun Bike oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Direktur Utama BRK Syariah Abdi Buchari melepas balon tanda diresmikannya konversi BRK menjadi BRK Syariah di Kepri di Stadion Gelora Sri Buana Dompak, Minggu (25/9/2022) pagi.

Liputanesia, Tanjungpinang – Peresmian Bank Riau Syariah (BRK) disejalankan Sempena Hari Jadi ke-20 Provinsi Kepri dengan mendatangkan penyanyi legendaris Malaysia Poey Stings dan pembagian Door Prize di Gedung Daerah.

Acara rangkaian peresmian BRK Syariah dimulai dengan pelepasan ratusan peserta Fun Bike oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Direktur Utama BRK Syariah Abdi Buchari melepas balon tanda diresmikannya konversi BRK menjadi BRK Syariah di Kepri di Stadion Gelora Sri Buana Dompak, Minggu (25/9/2022) pagi.

Sebelumnya pada tanggal 25 Agustus 2022 yang lalu, Gubernur Ansar hadir langsung saat peresmian konversi BRK Syariah oleh Wakil Presiden Ma’aruf Amin di Kantor Pusat BRK Syariah Pekanbaru.

Dalam kesempatan temu media di acara tersebut, Direktur Utama BRK Syariah Abdi Buchari mengatakan.

“Awal mulanya diputuskan Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Syariah secara resmi dari pemegang saham pada April 2019, saat itulah dimulai proses dengan penunjukan projek menajemen office,” kata Andi (Sapaan-Red) di sela-sela Acara Peresmian tersebut.

Lalu untuk bisa memproses sesuatu yang berkaitan dengan konveksi harus berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomer 64 tahun 2000.

“Kemudian pada bulan April tahun 2021 dua tahun yang lalu, kita melakukan proses pengajuan secara resmi kepada OJK,” tuturnya.

Setelah seluruh dokumen kita ajukan, Lanjut Abdi. Maka OJK memerlukan waktu untuk melakukan penelitian verifikasi.

“Alhamdulilah, setelah verifikasi, memeriksa kesiapan Aiti, SDM kita, sosialisasi serta menyusun draff perubahan anggaran dasar dan perda itu sendiri. Menandai bahwa, disetujui terkoneksi jadi satu,” ucapnya lagi.

Sebagai tambahan, untuk mempermudah nasabah dalam bertransaksi di BRK Syariah. Kita sudah berencana membangun BRK Syariah disetiap Wilayah Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kepri.

Sementara, mengenai kartu ATM yang lama masih dapat terus digunakan, dan kita akan mengantikan dengan kartu yang baru,” tutup Direktur Utama BRK Syariah Abdi Buchari mengatakan kepada Wartawan.