Iklan 970x250

,

Iklan

Tarling Perdana di Lakbok, Bupati Ciamis Sampaikan Anggaran Defisit Tetap Jalankan Program dan Komitmen

Heru Pramono
24 Feb 2026, 01:18 WIB Last Updated 2026-02-23T18:18:40Z
Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, M. M Berikan Sambutan di Acara Tarling Perdana Ramdhan 1447 H/2026 M di Masjid Besar Al Hidayah, Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, Senin (23/02/2026) Malam,/Liputanesia. (Foto: Dok. Heru Pramono).

Ciamis - Bupati Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Herdiat Sunarya, M. M menyampaikan defisit anggaean bukan alasan program dan komitmen tidak jalan.

Di genap satu tahun dirinya menjabat sebagai Bupati Ciamis dan di periode kedua ini diakui dirinya merasa kewalahan.

Mengingat sejak pertama periode menjabat hingga kini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ciamis masih mengalami defisit.

Namun meski anggaran defisit, pihaknya tetap komitmen menjalankan program dan apa yang menjadi keharusan dilakukan.

Hal ini disampaikan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, M. M usai melaksanakan ibadah Tarawih Keliling (Tarling) perdananya di Ramadan 1447 Hijriah, di Masjid Besar Al Hidayah, Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, Senin (23/02/2026) malam.

“Selama hampir satu tahun ini, ruang gerak kami sangat terbatas karena kondisi APBD kita tidak baik-baik saja. Defisit anggaran berdampak pada tersendatnya sejumlah pembangunan, baik infrastruktur jalan maupun fasilitas pendidikan,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya terus berupaya melakukan pembenahan secara bertahap agar roda pembangunan kembali berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, M. M Memberikan Secara Simbolik Dana Insentif Kepada Para Guru DTA, TPA, Imam Masjid Desa, Imam Masjid Kecamatan, serta Ketua RT dan RW di Masjid Besar Al Hidayah, Desa Cintaratu, Senin (23/02/2026) Malam,/Liputanesia. (Foto: Dok. Heru Pramono).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Herdiat juga menyerahkan sejumlah insentif sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para tokoh dan elemen masyarakat.

Insentif diberikan kepada guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA), guru TPA, imam masjid desa, imam masjid kecamatan, serta insentif bagi para Ketua RT dan RW.

Selain itu, diserahkan pula bantuan Al-Qur’an kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) serta paket sembako kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa.

Herdiat menegaskan, pemberian insentif tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah yang terus dijaga konsistensinya setiap tahun.

Keinginan kami tentu ingin meningkatkan nominalnya, namun kemampuan anggaran saat ini masih terbatas.

"Mudah-mudahan ke depan bisa lebih maksimal dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

(LPADV 2026)

Iklan