Iklan 970x250

,

Iklan

Jelang Libur Awal Ramadhan 1447 H, Wabup Tulungagung Ajak Awak Media Perkuat Ibadah dan Spiritual

Redaksi Liputanesia
12 Feb 2026, 16:38 WIB Last Updated 2026-02-12T10:18:56Z
Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, saat diajukan beberapa pertanyaan oleh awak media didi Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kamis (12/2/2026)/Liputanesia/Foto: Hariyadi.

Tulungagung - Menjelang libur panjang awal Ramadhan 2026 (1447 Hijriah), Wakil Bupati Tulungagung memberikan pesan khusus kepada awak media yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Humas Pemkab Tulungagung.

Selain menjaga profesionalitas dalam pemberitaan, Wabup menekankan pentingnya memanfaatkan momentum libur ini untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Dalam keterangannya, Wakil Bupati menyampaikan, bahwa momen awal puasa bukan sekadar libur dari rutinitas pekerjaan, melainkan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Ia mengingatkan, bahwa fokus pada aspek spiritual tidak akan mengurangi produktivitas maupun keberkahan hidup.

"Perbanyaklah beribadah. Karena Allah SWT telah berfirman dan berjanji tidak akan memutuskan rezeki kepada umat-Nya yang taat dan tekun menjalankan ibadah kepada-Nya," ujar Wabup di hadapan rekan-rekan media di Sanggrahan, Kamis (12/2/2026).

Untuk menghadapi masa libur panjang tersebut, berikut adalah beberapa langkah dan poin penting yang disarankan bagi awak media Pokja Humas Tulungagung yaitu, untuk tetap menjaga keseimbangan Kerja dan Ibadah.

"Meski tugas jurnalistik tetap berjalan, awak media diharapkan mampu mengatur ritme kerja agar kewajiban ibadah di awal Ramadhan tetap terjaga dengan maksimal," tuturnya.

Orang nomor dua di Kabupaten Tulungagung ini juga berpesan agar tetap Optimisme Terhadap Rezeki yang diberikan ALLOH kepada hamba-Nya.

"Untuk rekan media hendaknya untuk tidak khawatir secara berlebihan terkait urusan duniawi/rezeki selama menjalankan perintah agama, karena janji Tuhan adalah pasti," ucap Baharudin.

Selain itu sebagai mitra Humas Pemkab, awak media diajak untuk memproduksi narasi yang menyejukkan, edukatif, dan inspiratif selama bulan suci guna menjaga kondusivitas masyarakat Tulungagung.

"Memanfaatkan waktu libur untuk berkumpul bersama keluarga (momen munggahan) sekaligus melakukan refleksi diri sebelum memasuki rutinitas liputan Ramadhan yang biasanya cukup padat," ujarnya.

Wabup berharap, dengan mengawali Ramadhan melalui penguatan spiritual, etos kerja awak media ke depannya akan semakin berintegritas dan membawa berkah bagi pembangunan di Kabupaten Tulungagung.

(Sugeng Hariyadi)

Iklan