Iklan 970x250

,

Iklan

Harlah PCNU Ciamis 'Tabarukan Ngalap Berkah', 3 Agenda Penting Disatukan

Heru Pramono
6 Feb 2026, 01:30 WIB Last Updated 2026-02-05T18:30:00Z
Ketua PCNU Kabupaten Ciamis, KH. Arief Ismail Choas Saat Membuka dan Memberikan Sambutan Pada Harlah, Kamis, (5/2/2026) Siang di Ciamis./Liputanesia. (Foto: Heru Pramono).

Ciamis - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menggelar acara syukuran Hari Lahir (Harlah) NU ke-103 Hijriyah di Kawasan Kampus Baru III IRNU, Bangunsirna, Desa Sukamaju Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Kamis (5/2/2026) siang.

Pada harlah, PCNU Ciamis mengadakan tiga (3) agenda penting yang disatukan sekaligus yakni Muskercab III, Peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kampus 3 Pondok Pesantren Miftahul Ulum.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten Ciamis, KH. Arief Ismail Choas mengatakan, kegiatan memperingati Harlah sekaligus mencari berkah (tabaruk ngalap berkah_arab&sunda).

"Kegiatan yang baik dan momentum ini semoga berjalan lancar dan mendapatkan keberkahan bagi semuanya," ujarnya.

Muskercab Menekankan Kegiatan Sesuai Visi Misi PBNU

Disebutkan, KH. Arief Ismail Choas, bahwa pada Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke 3 ini menyisir program-program kerja selama satu periode lima tahun belum terselesaikan. "Sesuai visi misi PBNU "Merawat Jagat, Membangun Peradaban," tentunya ini harus dijalankan.

"Untuknya semua kegiatan diatas merupakan amanat dan tanggungjawab bersama secara organisasi dan pribadi," katanya.

MBG Perkuat Gizi dan Ekonomi

Peresmian Dapur MBG menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi warga Nahdliyin.

"Program yang dipusatkan di Kabupaten Ciamis ini berada di bawah koordinasi langsung PBNU dan ditargetkan menjangkau sekitar 2.500 penerima manfaat," terangnya.

Lebih lanjut, KH. Arief Ismail Chowas, menegaskan bahwa kemandirian ekonomi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam dan harus menjadi perhatian serius umat.

“Kita tidak boleh melupakan bagian kita di dunia. Umat Islam harus kuat secara ekonomi agar mampu terus berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” tegasnya.

"Melalui Program MBG, Nahdlatul Ulama berharap dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat peran organisasi dalam menjawab persoalan kesejahteraan umat secara nyata dan berkelanjutan," harapnya.

Akan Dibangun Kampus III IRNU

Selain fokus pada sektor sosial dan ekonomi, PCNU Kabupaten Ciamis juga menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan pesantren.

Hal itu diwujudkan melalui peletakan batu pertama pembangunan Kampus 3 Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna dengan tujuan mengakomodasi meningkatnya jumlah santri dari berbagai daerah.

"Pembangunan kampus baru ini diharapkan mampu menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal, berkelanjutan, serta selaras dengan tantangan zaman," jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Ketua PWNU Jawa Barat KH. Juhadi Muhammad, jajaran pengurus PCNU Kabupaten Ciamis, serta tokoh masyarakat dan ulama setempat.

KH. Arief Ismail Chowas menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pengurus NU selama masa khidmat.

“Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami, baik secara organisatoris maupun pribadi, sebagai pengurus NU selama lima tahun masa pengabdian,” imbuhnya.

Melalui peresmian Dapur MBG dan dimulainya pembangunan kampus pesantren, PCNU Kabupaten Ciamis menegaskan optimisme Nahdlatul Ulama dalam menyongsong abad kedua.

NU diharapkan terus menjadi pilar penyangga bangsa dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi umat serta penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kesantrian.

"Langkah konkret ini sekaligus menegaskan bahwa peran keumatan NU tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan dampak langsung bagi warga Nahdliyin dan masyarakat luas," pungkasnya.

Iklan