Iklan 970x250

,

Iklan

Banjir Lakbok dan Purwadadi, Warga Harap KDM Turun Tangan

Heru Pramono
4 Feb 2026, 22:40 WIB Last Updated 2026-02-04T15:40:27Z
Rapat Musrenbang Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, di Aula Kecamatan Lakbok, Rabu, (4/2/2026) Siang./Liputanesia. (Foto: Heru Pramono).

Ciamis - Masyarakat Kecamatan Lakbok dan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, berharap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bisa sesegera mungkin turun tangan guna mengatasi banjir yang kerap melanda di wilayah mereka.

Permasalahan tersebut mengemuka pada pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan di Aula Kantor Kecamatan Lakbok, Selasa (4/2/2026) siang.

Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Endang Cahyadi, dari Fraksi NasDem menyatakan bahwa upaya pemerintah kabupaten Ciamis dalam mengatasi banjir telah dilakukan, namun masih lambat.

Sungai Cilisung yang membentang dari Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Pangandaran, perlu dinormalisasi.

"Warga berharap Gubernur Jawa Barat bisa menjadi dirijen dalam mengatasi penanganan banjir ini," terang Endang kepada wartawan, Rabu, (4/2/2206) siang.

Areal Sawah di Kecamatan Lakbok dan Purwadadi Menjadi Langganan Banjir Setiap Tahun/Musim Hujan. (Foto: Dok. Mei 2025/Istimewa/Liputanesia).

Hal yang sama juga disampaikan, Kepala Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, Ahmad Musadad, bahwa normalisasi Sungai Cilisung sangat diperlukan.

"Pemerintah kabupaten Ciamis mungkin tidak mampu mengatasi ini sendirian, maka sangat diperlukan peran BBWS Citanduy dan Gubernur Jawa Barat," ujarnya.

Ketua APDESI Kecamatan Purwadadi, Pipin Holis, juga menyatakan bahwa banjir ini sudah puluhan tahun menjadi masalah, dan berdampak pada 3000 ha area sawah.

"Kami berharap Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, bisa segera turun tangan mencari solusi agar permasalahan ini cepat teratasi," pungkasnya.

Iklan