![]() |
| Salah Satu Warga Bogor, Sutrisno (61) Mengurus Peningkatan Tanah dari HGB ke HM Secara Mandiri, di Kantah Kota Bogor, Senin (8/6/2026)./Liputanesia. (Foto: Dok. Heru Pramono). |
Alasannya satu, prosesnya transparan, informasinya jelas, dan biayanya jauh lebih terjangkau.
Bukti nyata datang dari Sutrisno (61), pensiunan BUMN di Kota Bogor. Ia berhasil mengurus peningkatan hak tanah dari HGB ke Hak Milik secara mandiri, tanpa jasa notaris.
“Perkembangannya luar biasa. Bolak-balik tapi semua transparan dan jelas. Petugas jelaskan satu-satu kekurangannya,” kata Sutrisno saat mengurus pengukuran ulang di Kantah Kota Bogor, Senin (8/6/2026).
Awalnya Sutrisno nyaris pakai jasa notaris. Harga yang diminta? Puluhan juta rupiah untuk urus HGB ke HM. Setelah tanya langsung ke Kantah, ia kaget: ternyata bisa urus sendiri.
“Lewat notaris mahal. Ternyata di Kantah bisa langsung tanpa perantara. Biayanya jauh lebih terjangkau,” ungkapnya.
Proses Terbuka, Masyarakat Nggak Bingung Lagi
Sutrisno mengaku sempat 2 kali bolak-balik karena syarat belum lengkap. Mulai dari batas tanah kanan-kiri sampai saksi. Tapi setiap kekurangan langsung dijelaskan petugas.“Hari ini sudah komplit. Tinggal minta surat permohonan pengukuran ulang. Semua terbuka,” jelasnya.
Pengalaman ini jauh berbeda 15 tahun lalu. Dulu urus sertipikat lewat orang lain, 1 tahun nggak kelar-kelar. Sekarang, datang langsung ke Kantah justru lebih cepat dan pasti.
ATR atau BPN: Layanan Semakin Mudah dan Akuntabel
Kisah Sutrisno cermin perubahan layanan pertanahan ATR atau BPN. Tiga kunci perbaikan yang dirasakan masyarakat:1. Transparansi proses, tahapan & biaya dijelaskan di depan
2. Informasi jelas, petugas arahkan langsung kekurangan berkas
3. Akses mudah, pemohon bisa urus sendiri tanpa perantara
Ke depan, ATR atau BPN terus dorong penerapan Sertipikat Elektronik. Tujuannya satu: amankan aset tanah rakyat, lebih cepat, lebih aman, dan bebas dari pungli.
Pesan Sutrisno untuk warga lain: “Jangan takut urus sendiri. Datang langsung ke Kantor Pertanahan. Tanya petugasnya. Lebih hemat, lebih jelas.” pungkasnya.

