“Selamat atas prestasi luar biasa Jasmine. Ini modal awal sebagai atlet muda potensial,” terang Erwan, Minggu, (3/5/2026) malam kepada Liputanesia.
Diketahui, Jasmine Nadya Pramesti (11) merupakan siswi kelas 5 Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Karangpaningal, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis. Sebelumnya, meraih mendali emas di kejuaraan SEC Pencak Silat 2026 di Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Ciamis, sore tadi.
Ia merupakan anak tunggal dari Joni Kurniawan dan Desy Kartikasari yang menekuni silat sejak usia 5 tahun serta peringkat 2 di kelasnya.
Erwan menegaskan perjalanan Jasmine masih panjang. Ia mengingatkan pentingnya dukungan sistem dari lingkungan sekitar.
“Jasmine masih perlu support sistem yang bagus dari lingkungan kehidupannya, baik rekan, sekolah, orang tua, paguron, IPSI, dan lainnya,” ujarnya.
Ia berharap prestasi ini tidak membuat semua pihak terlena. “Mudah-mudahan prestasi ini tidak membuat kita semua terlena. Pembinaan harus konsisten agar potensi Jasmine terus berkembang,” tegas Erwan.
Menurut Erwan, keberhasilan Jasmine membuktikan sinergi pendidikan dan olahraga berjalan baik di Ciamis.
“Ini bukti anak Ciamis bisa berprestasi di akademik dan olahraga. Tugas kita menjaga ekosistem pembinaan agar berkelanjutan,” pungkasnya.

