Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Bupati Ciamis Salurkan Bantuan Infak Kebencanaan 2026 untuk 83 KK Korban Bencana

Heru Pramono
13 Mei 2026, 13:39 WIB Last Updated 2026-05-13T06:39:06Z
Bupati Ciamis, Jawa Barat, H. Herdiat Sunarya (depan kiri) Berikan Bantuan Infak 2026 Bagi 83 KK di Aula PKK Ciamis, Rabu (13/5/2026) Siang./Liputanesia. (Foto: Dok. Heru Pramono).

Ciamis - Bupati Ciamis, Provinsi Jawa Barat, H. Herdiat Sunarya menyerahkan bantuan infak kebencanaan bagi 83 Kepala Keluarga (KK) korban bencana alam tahun 2026 di Aula PKK Ciamis, Rabu (13/5/2026) siang.

Bantuan bersumber dari BAZNAS Kabupaten Ciamis ini disalurkan kepada warga terdampak longsor, banjir, dan angin puting beliung di beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Purwadadi, Cisaga, Tambaksari, dan Cihaurbeuti.

Total Bantuan Rp145,5 Juta

Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah merinci, bantuan dibagi berdasarkan tingkat kerusakan rumah.

"Sebanyak 53 KK dengan kerusakan ringan menerima Rp1 juta per KK, 23 KK rusak sedang menerima Rp2,5 juta per KK, dan 7 KK rusak berat menerima Rp5 juta per KK. Total dana yang disalurkan mencapai Rp145,5 juta, " katanya.

Pemkab Minta Maaf, Anggaran Terbatas

Bupati Herdiat menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa menyerahkan bantuan langsung ke lokasi akibat padatnya agenda pemerintahan. Ia juga menyampaikan bela sungkawa kepada warga yang terdampak.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Ciamis, saya menyampaikan bela sungkawa kepada seluruh warga yang terkena musibah longsor, banjir, maupun angin puting beliung yang merusak harta benda bapak dan ibu,” ujarnya.

Herdiat berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban dan membantu mereka pulih serta kembali beraktivitas seperti biasa. Ia juga mengapresiasi BAZNAS yang terus hadir membantu masyarakat saat bencana.

Fiskal Terbatas, Pajak Tak Dinaikkan

Herdiat mengakui idealnya bantuan kebencanaan dialokasikan melalui APBD. Namun kondisi fiskal daerah saat ini terbatas. PAD Kabupaten Ciamis masih kecil dan anggaran daerah tahun ini mengalami defisit.

“Meski kondisi fiskal sedang berat, pemerintah tetap berkomitmen tidak akan menaikkan pajak maupun retribusi kepada masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Ciamis dan BAZNAS berharap bantuan ini memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Bupati juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Ciamis saat terjadi bencana. “Kami tahu musibah seperti ini butuh biaya tidak sedikit. Bantuan dari Pemda melalui BAZNAS memang belum maksimal, tapi mudah-mudahan bisa membantu dan bermanfaat,” pungkas Herdiat.

(LPADV 2026)

Iklan