Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Walikota Blitar Tegaskan Tidak Basmi Burung Blekok di Alun-alun, Cuma Dipindah ke Sini?

Faisal Nur Rachman
27 April 2026, 17:29 WIB Last Updated 2026-04-27T10:34:01Z
Alun-alun Kota Blitar, Senin (27/4/2026)/Liputanesia.co.id/Foto: Faisal Nur Rachman.

Kota Blitar - Pemerintah Kota (Pemkot) serius mengatur tata ruang kota sebaik mungkin tanpa membuat tidak nyaman orang di sekeliling sebuah tempat, khususnya di jantung kota.

Seperti isu yang berkembang beberapa hari terakhir oleh publik di sejumlah platform sosial media, yang mengatakan keberadaan burung-burung Blekok yang hinggap di pohon Beringin Alun-alun Kota Blitar akan dibasmi dengan sejumlah cara.

Hal ini bisa dipastikan tidak benar. Walikota Blitar Syauqul Muhibbin sendiri menyampaikan burung-burung Blekok di Alun-alun ini akan dilakukan pemindahan di tempat lain yang lebih representatif menurut habitatnya. Salah satu tempat rencana pemindahan ini berada di lokasi kawasan hijau terbuka.

Syauqul memastikan memang tengah dilakukan cara tradisional agar burung-burung Blekok tidak lagi menempati pepohonan di kawasan Alun-alun Kota Blitar. Ia menegaskan cuma berupaya untuk membuat nyaman warga yang sedang beraktivitas atau lewat di dekat kawasan Alun-alun tidak terkena kotoran burung Blekok itu.

"Masih banyak tempat di kota kita untuk burung Blekok ini. Kita mengarahkan supaya berpindah ke taman-taman hijau milik pemerintah yang tidak digunakan untuk aktivitas intens masyarakat, misalnya seperti di kawasan Joko Pangon. Kasihan masyarakat yang sedang di bawah kalau terkena kotorannya. Jadi, kita upayakan agar mereka (burung blekok) berpindah," jelas Walikota Syauqul, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, di kawasan Joko Pangon masih banyak terdapat pepohonan besar yang mampu menampung populasi burung tersebut tanpa harus mengganggu kenyamanan warga atau jalannya pemerintahan.

Meskipun menyadari kesulitan teknis dalam memindahkan satwa secara alami, Pemkot Blitar berkomitmen untuk terus memantau efektivitas penggunaan alat tradisional tersebut.

Jika metode ini belum membuahkan hasil maksimal, Wali Kota mengisyaratkan akan mencari alternatif solusi lain yang tetap ramah lingkungan.

“Kalau misalkan nanti belum ada perubahan, kita coba cara yang lain. Prinsipnya, kami ingin memindahkan mereka agar Alun-Alun tetap menjadi tempat yang sehat dan menyenangkan bagi seluruh warga Kota Blitar,” ujar dia.

Iklan