Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Ciamis Hadiri Rakornas Pertanian 2026

Heru Pramono
21 April 2026, 13:10 WIB Last Updated 2026-04-21T06:10:31Z
Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya (kedua kanan pakaian dinas) Hadiri Rakornas Ketahanan Pangan, di Auditorium Gedung F Kementan, Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026)./Liputanesia. (Foto: Dok. Setda Ciamis).

Ciamis - Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Pertanian di Auditorium Gedung F Kementan, Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Rakornas dihadiri kepala daerah se-Indonesia, pejabat kementerian, dan pemangku kepentingan sektor pertanian.

Agenda utama memperkuat koordinasi pusat-daerah untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk meningkatkan luas tanam secara signifikan dalam tiga tahun ke depan.

Fokus utama program ini mencakup hibah tanaman dan penguatan infrastruktur pengairan di berbagai daerah lumbung pangan.

Dalam Rakornas, Kementan mengumumkan alokasi Rp12 triliun untuk sektor pertanian. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyebut dana difokuskan pada bantuan bibit, pupuk organik, pengembangan irigasi, dan percepatan cetak sawah baru.

“Kami target 2025-2027 ada bantuan Bapak Presiden untuk tanaman dan pupuk organik, gratis, total Rp9,95 triliun,” kata Mentan Amran.

Bantuan bibit dan pupuk gratis menyasar 870.000 hektare lahan untuk komoditas tebu, kopi, kakao, mete, pala, dan kelapa.

Sisanya, lebih dari Rp3 triliun dialokasikan untuk irigasi, termasuk pompanisasi dan pembangunan jaringan pengairan.

Bupati Herdiat menegaskan komitmen Pemkab Ciamis mendukung program strategis pertanian. “Pertanian masih jadi tulang punggung ekonomi Ciamis. Lewat Rakornas ini, kami harap ada sinkronisasi kebijakan, terutama peningkatan produksi, distribusi, dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

"Rakornas juga membahas tantangan pertanian seperti perubahan iklim, ketersediaan pupuk, dan pemanfaatan teknologi modern," pungkas Bupati.

Iklan