![]() |
| Pengurus Anak Cabang (ancab) DPC PDIP Kota Blitar yang Baru Terbentuk, Selasa (14/4/2026)/Liputanesia.co.id/Foto: Faisal Nur Rachman. |
Sejumlah jajaran DPW PDIP Jawa Timur turut hadir menjadi saksi rangkaian acara tahunan itu. Anggota DPR RI Fraksi PDIP Dapil 6 Pulung Agustanto juga terlihat hadir.
Masih sama seperti di DPC Kabupaten Blitar, kepengurusan baru ancab salah satu formasi kepengurusan inti diisi dari anak-anak muda yang diberikan kesempatan oleh partai melalui mekanisme terkait. Anak muda ini berusia maksimal 35 tahun.
Ketua DPC PDIP Kota Blitar Yudi Meira mengungkapkan, agenda ini tidak sekadar rutinitas lima tahunan, tetapi menjadi langkah strategis untuk membangun kembali soliditas partai dari tingkat akar rumput.
Yudi menegaskan musancab merupakan momentum penting untuk menghidupkan kembali kekuatan partai yang sempat mengalami dinamika. Ia menilai, konsolidasi yang kuat menjadi kunci utama dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.
“Untuk menjaga keberlanjutan proses politik ke depan, kita harus mengembalikan kekuatan partai. Jika sempat melemah, maka harus kita bangun kembali, bahkan lebih kuat dari sebelumnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yudi berpandangan bahwa PDI Perjuangan tidak hanya menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif, tetapi juga berambisi merebut kembali kursi kepemimpinan di Kota Blitar.
Menurutnya, penguatan struktur partai hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) menjadi fondasi penting untuk mewujudkan target tersebut.
“Ketika struktur partai sudah benar-benar kuat dan bekerja efektif, kita optimistis bisa kembali memimpin kota ini. Kami ingin menghadirkan kembali pemimpin dari PDI Perjuangan untuk Kota Blitar,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa struktur partai yang telah terbentuk tidak boleh hanya bersifat administratif. Seluruh kader diminta aktif turun ke masyarakat, membawa program-program yang berpihak pada rakyat, serta membangun kedekatan emosional dengan warga.
Dengan rampungnya muscab di seluruh wilayah Blitar, PDI Perjuangan kini menatap agenda politik ke depan dengan penuh optimisme. Konsolidasi yang semakin solid diharapkan menjadi energi baru untuk memenangkan pemilu legislatif sekaligus pemilihan kepala daerah mendatang.
