Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Lepas Pengawasan Orang Tua, Balita Tewas Terjerumus Masuk Kubangan Galian C

Redaksi Liputanesia
15 Apr 2026, 02:00 WIB Last Updated 2026-04-14T19:00:20Z
Tim sar berhasil menemukan seorang bocah berusia 4 tahun yang ditemukan tewas di perairan kubangan bekas galian C sedalam 3 meter, di Desa Tulung, Selasa petang (14/04/2026)/Liputanesia/Foto: Fin.

Madiun - Di Madiun, Jawa Timur, seorang bocah berusia 4 tahun ditemukan tewas di perairan kubangan bekas galian C sedalam 3 meter, Selasa petang (14/04/2026).

Sebelum akhirnya diketahui tak bernyawa, korban bernama Rizuka Putra Ramadhan itu tengah asyik bermain gawai ditemani sang ibu di kamar rumahnya, Desa Tulung, Kecamatan Saradan.

Namun, hanya berselang 15 menit setelah ibunya, Suwarni, meninggalkan korban sedirian di kamar untuk mencuci pakaian ke belakang, yang sebelumnya turut menemani bermain, korban tiba-tiba menghilang.

Suwarni yang kaget bukan kepalang segera memanggil suaminya, Slamet, guna mencari keberadaan anak keduanya tersebut. Informasi segera dikembangkan kepada warga dan perangkat desa, untuk turut melakukan pencarian.

"Anak itu (korban) masih kecil, mainan handphone di kamar rumahnya. Lalu ditinggal ibunya untuk nyuci pakaian ke belakang sekitar 15 menit. Pada saat ibunya kembali ke kamar, anak itu sudah tidak ada. Entah kemana tidak tahu," ujar Suwarno, Kamituwo desa setempat kepada koresponden.

Menurut Suwarno, awalnya tidak ada pihak yang menduga korban pergi ke kubangan bekas galian C yang hanya berjarak 60 meter dari rumahnya itu. Sebab itulah pencarian oleh warga tidak difokuskan ke lokasi tersebut.

Tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Madiun, Tagana dan unsur kebencanaan lainnya turun ke lokasi kejadian, setelah upaya pencarian mandiri tak membuahkan hasil. Tim pencarian korban turun menggunakan perahu karet dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Tim SAR akhinya menemukan jasad korban terselip diantara tumbuhan liar. Tubuh korban segera dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarganya, setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas setempat.

"Terdapat bekas galian yang masih ada airnya, di dekat rumah korban. Saat ditinggal ibunya ke dapur sekitar 15 menit, di anak sudah tidak ada di kamarnya," kata AKP Sukoco, Kapolsek Saradan.

Dugaan sementara tewasnya korban akibat tercebur ke dalam kubangan bekas galian C sedalam 3 meter.

Namun begitu, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan tim Inafis Polres setempat dan tenaga medis, guna memastikan penyebab kematian korban.

Kontributor: Fin

Iklan