Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Hari Kartini, Ketua TP PKK Ciamis Salurkan Bantuan 2 Rumah Nyaris Ambruk

Heru Pramono
23 April 2026, 00:21 WIB Last Updated 2026-04-22T19:48:48Z
Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat (kiri) Meninjau Langsung Rumah Warga Yang Nyaris Roboh di Lingkungan Karang Sari, Maleber, Ciamis, Rabu (22/4/2026) Pagi./Liputanesia. (Foto: Dok. Heru Pramono).

Ciamis - Memperingati Hari Kartini, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan dua (2) Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat bersama jajaran pengurus wujud kepedulian Pemkab Ciamis mewakili Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, Rabu (22/4/2026) pagi.

Dua warga itu masing-masing mendapat bantuan uang sebesar Rp20 juta sehingga total menjadi Rp40 juta untuk dua keluarga kurang mampu yang rumahnya nyaris ambruk.

Lokasi pertama di rumah Bapak Rohman, warga Lingkungan Karang Sari, Kelurahan Maleber. Rumah berukuran 3x2 meter itu berdinding bilik bolong dengan atap kayu kropos. Rohman yang bekerja sebagai kuli panggul pasar tinggal bersama istri di tengah keterbatasan.

“Di momentum Hari Kartini ini, kami ingin semangat perjuangan Ibu Kartini hadir lewat aksi nyata. Semoga bantuan ini jadi awal kehidupan yang lebih layak dan aman bagi Pak Rohman, bersama keluarga,” terang Hj. Kania kepada wartawan.

Ia juga meminta pihak kelurahan membantu pembangunan Water Closet (WC). Selama ini keluarga Rohman harus keluar rumah untuk buang air.

Bantuan kedua diberikan kepada keluarga Bapak Engkus Kusman dan Ibu Rukmi di Desa Imbanagara.

Rumah berukuran 4x4 meter itu beratap Glass Reinforced Concrete (GRC) penuh tambalan. Engkus nerupakan buruh harian lepas dan merawat istri yang sakit dan tidak bisa berjalan.

Kania menyempatkan menghampiri Ibu Rukmi untuk menyampaikan doa dan dukungan. Ia juga meminta kepada pemerintah desa segera membantu untuk kelancaran pembangunannya dengan bergotong royong atau partisipasi warga sekitar.

“Keluarga ini tidak boleh merasa sendiri. Pemerintah harus hadir,” tegasnya.

Kania menyebut peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni. “Kartini mengajarkan kepedulian dan keberanian bertindak. Hari ini kami wujudkan dengan turun langsung membantu warga yang paling membutuhkan,” tuturnya.

Ia berharap, "bantuan Rutilahu diharapkan memacu perbaikan rumah secara gotong royong agar dua keluarga tersebut segera memiliki hunian yang sehat dan aman," pungkas istri Bupati Ciamis, Hj. Kania Ernawati.

Iklan