Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Buka Bakohumas 2026, Sekjen ATR BPN: Samakan Persepsi Soal Sertipikat Elektronik

Heru Pramono
15 April 2026, 15:38 WIB Last Updated 2026-04-18T08:43:29Z
Sekjen Kementerian ATR BPN, Dalu Agung Darmawan membuka Forum Bakohumas 2026 di Aula Prona, Jakarta, Rabu (15/04/2026)./Liputanesia. (Foto: Dok. Kementeeian ATR BPN).

Jakarta - Sekjen Kementerian ATR BPN, Dalu Agung Darmawan membuka Forum Badan Komunikasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) 2026 di Aula Prona, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Forum ini jadi wadah 100 humas kementerian atau lembaga (k/l) menyamakan persepsi soal implementasi Sertipikat Elektronik dan aplikasi Sentuh Tanahku.

“Saya ingin kita gunakan forum ini untuk diskusi, tukar pendapat, dan tanya soal penerapan Sertipikat Elektronik dan Sentuh Tanahku,” terang Dalu Agung pada pembukaan acara Forum Bakohumas.

Sertipikat Elektronik dicanangkan sejak 2023 sebagai transformasi layanan publik yang lebih modern, transparan, dan berbasis teknologi.

Ia, berharap humas k/l jadi corong informasi untuk menyebarluaskan manfaat layanan digital ATR BPN.

“Lewat forum ini kita samakan persepsi. Sehingga makin banyak masyarakat alih media ke Sertipikat Elektronik,” ujarnya.

Diskusi dipandu Kabag Pemberitaan, Media, dan Hubungan Antar Lembaga, Bagas Agung Wibowo. Hadir Stafsus Menteri Muda Saleh dan jajaran Biro Humas dan Protokol.

Staf Ahli Menteri Komdigi, Molly Prabawaty menegaskan humas pemerintah harus adaptif, inovatif, dan responsif di tengah perubahan pola komunikasi publik.

“Rekan humas bisa sebarluaskan informasi dan konten dari ATR BPN lewat kanal masing-masing,” kata Molly.

Sementara, Karo Humas dan Protokol ATR BPN, Shamy Ardian menyebut Bakohumas rutin digelar untuk menjaga koordinasi dan kolaborasi penyampaian informasi ke publik.

"Forum bertema “Transformasi Digital Pelayanan Pertanahan: Wujudkan Sertipikat Elektronik yang Aman dan Efisien” menghadirkan narasumber Kapusdatin I Ketut Gede Ary Sucaya dan Kasubdit Tata Kelola Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Tentrem Prihatin," pungkasnya.

Iklan