Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Bocah Korban Gigitan Ular Kobra Berbisa Selamat Dirawat RSUD Ciamis Tanpa Biaya, Pulang Diberi Bantuan Sembako

Heru Pramono
28 April 2026, 12:04 WIB Last Updated 2026-04-28T05:04:57Z
Bocah Usia Belasan Tahun, Dilan Dwi Saputra Saat Mendapat Perawatan di RSUD Ciamis, Jumat (24/4/2026) Siang./Liputanesia. (Foto: Istimewa).

Ciamis - Dilan Dwi Saputra, bocah usia belasan tahun asal Ciamis kota sempat kritis akibat gigitan ular kobra berbisa, namun kini sudah bisa pulang ke rumah dengan selamat.

Kepulangan Dilan ini pun tanpa dimintai biaya sedikit pun oleh RSUD Ciamis, bahkan pulang diberikan bantuan berupa sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis.

Peristiwa bermula saat Dilan digigit ular kobra berbisa dibagian tangan kiri itu membuat bengkak tangannya hingga serius dan langsung dibawa ke RSUD Ciamis pada Jumat sore, (24/4) kemarin.

"Setelah kurang lebih empat hari dirawat, kondisi Dilan berangsur membaik. Ia sudah bisa pulang kemarin Senin, (27/4) mengingat kondisinya, alhamdulilkah sudah berangsur membaik," terang Direktur RSUD Ciamis, dr. Bayu Budiawan, Selasa, (28/4/2026) pagi kepada wartawan.

Dokbay sebutan lain dr. Bayu Budiawan ini menjelaskan, bahwa RSUD Ciamis tetap berpegang teguh pada prinsip pelayanan prima melayani masyarakat meski tidak memiliki biaya.

“Pasien tetap harus ditangani maksimal, hak itu seiring tanggung jawab kami selaku pelayan orang sakit” jelasnya.

RSUD Kolaborasi Dengan BAZNAS Ciamis Untuk Berikan Santunan Berupa Sembako Kepada Korban

Wujud kepedulian kemanusiaan, selain RSUD Ciamis merawat tanpa biaya hingga sembuh juga pihaknya berkolaborasi dengan BAZNAS Ciamis untuk dapat memberikan bantuan sembako guna keperluan kebutuhan makan sehari-sehari.

"Lewat kerja sama ini, pasien dibantu biaya pengobatan dan kebutuhan penunjang selama perawatan di rumahnya," tuturnya.

Dokbay menjelaskan, sinergi lintas sektoral menjadi kunci membangun layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

"Hal ini sejalan dengan visi misi Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya yang menekankan pelayanan kesehatan harus merata, terjangkau, dan berkeadilan," ucapnya.

Kisah Pilu Dibalik Dilan Digigit Ular Berbisa, Korban Hidup Bersama Bapak dan Kakeknya

Di balik kisah kelam dan naas digigit ular kobra berbisa, Dilan hidup bersama ayah dan kakeknya, Muslih, yang bekerja serabutan sebagai penjaga parkir.

Muslih sempat mengurus SKTM ke desa karena tidak mampu membayar biaya rumah sakit. Namun pihak RSUD Ciamis tetap merespons cepat dan prima.

Tanpa prosedur berbelit, Dilan tetap mendapat pelayanan maksimal dan diizinkan pulang tanpa tertahan biaya, bahkan hingga diberi bantuan untuk kebutihan makan sehari-hari sebagai upaya penyembuhan.

“Saya benar-benar tidak menyangka. Biaya sebesar itu jelas tidak mampu kami bayar. Untuk makan saja kami sering kesulitan. Saya hanya penjaga parkir,” terang Muslih dengan mata berkaca-kaca.

Iklan