Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Sinergi dan Keberkahan: PT Mutiara Bahari Alamria Santuni Anak Yatim Bersama Jajaran Forkopimda Tulungagung

Redaksi Liputanesia
01 Maret 2026, 15:49 WIB Last Updated 2026-03-01T08:49:01Z
Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, setiba di lokasi lebih awal dari Bupati Tulungagung, Sabtu (28/02/2026)/Liputanesia/Foto: Sugeng Hariyadi.

Tulungagung - Gema Ramadan membawa suasana khidmat dan penuh kehangatan di aula utama Kantor PT Mutiara Bahari Alamria, Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan.

Pada Sabtu sore (28/02/2026), Perusahaan yang bergerak di bidang pelatihan dan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini menggelar agenda rutin tahunan: Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim.

Acara tahun ini terasa kian istimewa dengan kehadiran tokoh-tokoh kunci Kabupaten Tulungagung, yakni Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, serta Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin, beserta istri, Ny. Yuyun Baharudin. Hadir pula jajaran Kadisnakertrans, Forkopimcam Rejotangan, tokoh agama, hingga perwakilan P3MI.

Membangun Mentalitas Berbagi bagi Calon PMI

Direktur PT Mutiara Bahari Alamria, Siti Munawaroh atau yang akrab disapa Bu Mun, menegaskan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Baginya, menyantuni puluhan anak yatim adalah upaya perusahaan untuk mengasah empati para calon PMI yang tengah menempuh pelatihan.

"Kami ingin para calon pekerja migran berangkat tidak hanya membawa keahlian teknis, tetapi juga bekal mentalitas yang luhur dan semangat berbagi. Kehadiran Bapak Bupati dan Wakil Bupati tentu menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi mereka," ungkap Siti Munawaroh pada.awak media.

Apresiasi dari Pemerintah Daerah

Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PT Mutiara Bahari Alamria yang mampu menyeimbangkan aspek bisnis dengan tanggung jawab sosial (CSR).

Beliau menekankan bahwa peran P3MI sangat vital dalam menekan angka pengangguran sekaligus menjaga perlindungan warga di luar negeri.

"Pemerintah daerah sangat mendukung langkah ini. Perusahaan tidak hanya fokus pada penempatan kerja, tapi juga menyentuh sisi spiritual dan sosial," ujar Baharudin.

Beliau juga berpesan kepada para calon PMI, "Jadilah duta bangsa yang membanggakan dan tetaplah rendah hati di negeri orang."

(Sugeng Hariyadi)

Iklan