Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Lebaran di Tulungagung: Saat Takbir, Nyepi, dan Paskah Bertemu dalam Harmoni

Redaksi Liputanesia
22 Maret 2026, 20:16 WIB Last Updated 2026-03-26T02:57:50Z
Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin (Abah), di Masjid Al Munawar, Sabtu (21/3/2026)/Liputanesia/Foto: Hariyadi.

Tulungagung - Suasana syahdu menyelimuti Masjid Al Munawar, Sabtu (21/3/2026). Ribuan jamaah memadati saf hingga ke halaman, menggemakan takbir menyambut Idul Fitri 1447 H. Namun, ada yang spesial tahun ini. Lebaran hadir hampir bersamaan dengan Hari Raya Nyepi dan Paskah.

Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin (Abah), menyebut momen langka ini sebagai "ujian sekaligus anugerah" bagi kerukunan warga.

Poin Penting Pesan Wakil Bupati yakni :

1. Toleransi Nyata. Keberagaman di Tulungagung adalah kekuatan. Wabup bangga melihat warga saling menjaga kenyamanan ibadah meski jadwal hari besar agama berdekatan.

2. Refleksi Pasca Ramadan Karakter sabar dan peduli yang dibentuk selama puasa jangan sampai luntur.

3. Visi Masa Depan. Menjadikan Idul Fitri sebagai energi baru untuk membangun Tulungagung yang lebih maju dan berakhlak.

"Kerukunan bukan soal siapa yang duluan merayakan, tapi bagaimana kita saling menjaga agar Tulungagung tetap jadi rumah yang damai untuk semua," ujar Ahmad Baharudin

Menutup sambutannya, Wabup mengingatkan warga yang akan melakukan arus balik untuk tetap waspada diantaranya;

1.Utamakan Keselamatan, Tetap tertib di jalan raya.
2. Jaga Kebersihan, Tetap peduli lingkungan di mana pun berada.

Sholat Id pun diakhiri dengan doa bersama, memohon keberkahan agar Tulungagung senantiasa damai dan sejahtera.

(Sugeng Hariyadi)

Iklan