Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Gambar Wawali Kota Blitar Mejeng di Becak Listrik Prabowo, Alat Persiapan Pilwali 2029?

Faisal Nur Rachman
08 Maret 2026, 11:17 WIB Last Updated 2026-03-08T17:04:35Z
Penampakan Becak Listrik Bantuan Pribadi Presiden Prabowo Subianto Milik Salah Seorang Penerima Manfaat di Kota Blitar, Minggu (8/3/2026)/Liputanesia.co.id/Foto: Ist.

Kota Blitar - Penampakan menggelitik nampak di becak listrik bantuan pribadi Presiden Prabowo Subianto yang didistribusikan kepada para penerima manfaat pada Jumat (6/3/2026), di Kota Blitar.

Pada becak listrik milik penerima manfaat, nampak gambar Wakil Walikota (Wawali) Kota Blitar, Elim Tyu Samba, dipasang bersebelahan dengan gambar Presiden Prabowo Subianto. Padahal, becak listrik itu bantuan langsung dari dana pribadi Presiden Prabowo.

Urgensi pemasangan gambar Wawalikota Elim di becak listrik akhirnya mendapat respon kurang baik alias narasi miring dari masyarakat.

Selain secara etika kurang tepat lantaran memakai seragam dinas utama Wakil Walikota, juga tertulis tagline Kota Blitar Maju, Sehat, dan Sejahtera Menuju Kota Masa Depan yang sebetulnya sudah biasa digaungkan Walikota Blitar Syauqul Muhibbin dan diketahui publik.

"Secara etika, terdapat sedikit kejanggalan karena foto tersebut (Wawalikota Blitar Elim Tyu Samba) menampilkan pejabat terkait dalam pakaian dinas. Kesan penggunaan jabatan dalam kegiatan personal atau politik," ungkap Ketua Umum Ormas Gerakan Indonesia Berani Maju (GIBM), Haryono, kepada Liputanesia.co.id, Minggu (8/3/2026).

Menurutnya, akan jauh lebih aman dan minim polemik apabila foto yang digunakan menggunakan pakaian biasa (non-kedinasan), jika memang benar-benar ingin tampil di hadapan publik secara positif dan fair.

Lebih lanjut, sambung Haryono,dikaitkan dengan narasi pencitraan politik menuju 2029, tindakan tersebut tetap diperbolehkan selama tidak menggunakan fasilitas negara, tidak menimbulkan kerugian negara, serta tidak mengandung unsur penyalahgunaan kekuasaan.

Cuma, ia menyayangkan penggunaan seragam dinas utama Wakil Walikota atau wakil kepala daerah sebagai simbol di produk bantuan sosial yang bersumber dari pribadi Presiden Prabowo.

"Apabila anggaran tersebut benar bersumber dari dana pribadi Presiden, maka hal itu sepenuhnya merupakan hak beliau sebagai donatur. Secara prinsip, siapapun diperbolehkan menjadi donatur selama pemberian tersebut bersifat sukarela dan tidak mengikat penerimanya," urainya.

Iklan