Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Adab Wakil Walikota Blitar Disorot Netizen Saat Berziarah di Makam Bung Karno Duduk di Atas Kursi

Faisal Nur Rachman
06 Maret 2026, 19:40 WIB Last Updated 2026-03-06T18:07:24Z
Screenshot Postingan Facebook Elim Tyu Samba, Jumat (6/3/2026)/Liputanesia.co.id/Foto: Ist.

Kota Blitar - Aksi Wakil Walikota Blitar, Elim Tyu Samba, saat berziarah di makam presiden pertama Republik Indonesia (RI), Ir. Sukarno alias Bung Karno, pada Selasa (3/3/2026), membuat netizen menyoroti adab seorang pejabat publik tatkala memanjatkan doa, terlebih untuk arwah pahlawan proklamator itu.

Sorotan netizen di sosial media Facebook dengan nama akun Teguh Siswanto ini, terpublish di kolom komentar Facebook milik Elim Tyu Samba.

Teguh Siswanto menyoal isi unggahan Facebook Elim Tyu Samba yang di dalamnya memuat aktivitas mendampingi kunjungan silaturahmi Sultan Sepuh Png. Heru R. Aryanatareja, dari Dewan Adat Nasional RI.

Ia mengkritisi isi unggahan yang memperlihatkan seorang tamu bersama Wakil Walikota Blitar Elim Tyu Samba duduk di atas kursi di area depan makam Bung Karno. Teguh Siswanto menilainya tak pantas seorang pejabat negara berziarah di makam seorang pahlawan nasional dengan cara yang tidak patut.

Tindakan Sultan Sepuh Heru R. Aryanatareja menurutnya sebagai perwakilan dari Dewan Adat Nasional juga sungguh tidak beradab, mengingat ia di Kota Blitar sebagai tamu.

"Adab kalian sebenarnya ditaruh di mana ?," ucap Teguh Siswanto yang ia tulis di kolom komentar Facebook Elim Tyu Samba.

Lebih lanjut Teguh menilai sikap tersebut kurang tepat dilakukan di lokasi yang dianggap sakral oleh masyarakat, terutama karena makam Bung Karno merupakan tempat bersejarah sekaligus tujuan ziarah nasional.

“Di hadapan makam seorang proklamator, yang seharusnya berdiri tegak adalah rasa hormat, bukan kursi,” tulis Teguh dalam komentarnya.

Ia juga membandingkan dengan sikap sejumlah tokoh nasional saat berziarah ke Makam Bung Karno, seperti mantan Presiden Joko Widodo, Presiden Prabowo Subianto, hingga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, para tokoh tersebut tetap menunjukkan sikap hormat ketika berada di area makam. Karena itu, ia mempertanyakan etika dalam momen kunjungan yang juga didampingi oleh Wakil Wali Kota Blitar tersebut.

“Kadang ironi negeri ini sederhana. Yang merasa Sultan lupa tata krama, yang punya jabatan lupa memberi teladan,” tulisnya.

Komentar serupa juga disampaikan akun Facebook lain bernama Cantikadiah. Ia mengaku baru pertama kali melihat momen ziarah makam dilakukan dengan duduk di kursi.

“Baru kali ini ziarah kubur duduk manis di atas kursi,” tulisnya di komentar Facebook.

Iklan