Sebelumnya jadwal sholat Tarling pertama dilaksanakan di Eks Kewedanan Banjarsari tepatnya di kecamatan Lakbok.
Kegiatan yang mencakup Kecamatan Rancah, Cisaga, dan Sukadana tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M didampingi Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, kepala desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Bupati Sampaikan Kebanggaannya Dua Hari Yang Lalu Ciamis Masih Terbaik se-Indonesia Kebersihannya
Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih dapat bersilaturahmi langsung dengan warga tiga kecamatan (Rancah, Sukadana dan Cisaga).Bupati menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena dua hari sebelumnya dirinya diundang oleh kementerian untuk menerima penghargaan sebagai kabupaten dengan pengelolaan sampah terbaik tingkat nasional.
“Alhamdulillah, dua hari lalu saya menerima penghargaan dari kementerian karena Ciamis dinilai sebagai salah satu daerah dengan pengelolaan sampah terbaik di Indonesia. Ini bukan prestasi pemerintah saja, tapi prestasi seluruh masyarakat Tatar Galuh Ciamis,” katanya.
Namun yang paling membanggakannya adalah gotong royong masyarakat Ciamis dalam menjaga kebersihan sangatlah luar biasa. Terutama budaya pengelolaan sampah masyarakat Ciamis cukup baik.
“Saya bangga, hari ini di Ciamis ada desa yang mampu membayar PBB warganya dari hasil pengelolaan sampah. Ini bukti bahwa sampah bukan lagi masalah, tapi berkah,” tegas Bupati.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut lahir dari kebiasaan masyarakat memilah sampah sejak dari rumah, memisahkan organik dan anorganik, lalu menyetorkannya ke bank sampah di desa masing-masing.
“Kalau dikelola dengan baik, sampah organik bisa jadi pakan ternak dan maggot, yang anorganik bisa dijual kembali. Semua ada manfaatnya,” jelasnya.
Bupati mengajak masyarakat untuk terus menjaga budaya memilah sampah sebagai gerakan bersama yang berdampak pada lingkungan sekaligus ekonomi warga.
Tekankan Pengawasan Orang Tua Terhadap Anak dan Siaga Cuaca Ekstrem
Selain isu lingkungan, ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak, mengingat masih adanya kasus kekerasan terhadap anak di Ciamis.Ia menegaskan perlunya peran seluruh elemen masyarakat untuk mencegah kejadian serupa. Jika ada warga yang melihat kejadian kekerasan terhadap anak segera ambil langkah melerai atau lapor kepada yang berwajib.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana.
Seperti Tarling sebelumnya di Eks-Kewedanaan Banjarsari, Bupati Herdiat juga menyerahkan sejumlah insentif sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para tokoh dan elemen masyarakat.
Insentif diberikan kepada guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA), guru TPA, imam masjid desa, imam masjid kecamatan, serta insentif bagi para Ketua RT dan RW.
Pada kesempatan tersebut juga, turut diserahkan bantuan Al-Qur’an kepada masjid dan sarana keagamaan di wilayah Eks Kewadanan Rancah sebagai bagian dari hibah yang diterima Pemkab Ciamis dari Yayasan Bakri Amanah.
Bupati berharap, "semoga dana insentif dapat bermanfaat serta kedepan bisa ditambah jumlah nominal yang diterima dari sekarang Menginat APBD kita masih defisit," pungkasnya.
(LPADV 2026)

.png)
.png)